Kursusan Online; Sebuah Revolusi Edupreneurship di Masa Pandemi Covid-19, Siapa yang Diuntungkan?

- Kamis, 11 November 2021 | 20:45 WIB
Masriatus Sholikhah, M.Pd (sm/dok)
Masriatus Sholikhah, M.Pd (sm/dok)

suaramerdeka.com - Selama dua tahun kebelakang, hampir semua sector pekerjaan dilakukan secara daring (online) sebab adanya fenomena pandemi covid-19.

Di Indonesia seluruh masyarakat dituntut untuk beradapatasi secara revolusioner agar dapat bertahan bukan hanya menang melawan virus namun juga berjuang meneruskan hidup.

Meski sempat menerapkan banyak kebijakan diberbagai sector, seperti pembentukan gugus tugas percepatan penangan covid, pemberlakuan kebijakan pembatasan social bersakla besar (PSBB),

instruksi larangan mudik 2020, kebijakan normal baru (Gitiyarko, 2020) hingga memberikan bantuan insentif melalui berbagai kementrian.

Baca Juga: Jalan Tol Dipastikan Aman Saat Nataru, Ditlantas Polda Jateng Cek Lokasi Blackspot

Nyatanya kecamuk ekonomi tidak kemudian dengan mudah terpecahkan. Lalu apa kabar dengan dunia pendidikan? Apa yang bisa dilakukan oleh pemilik usaha di sector pendidikan?

Kebijakan Pemerintah dan Pemantik Menjamurnya Kursus Online.

Dalam pahitnya masa beradaptasi di era normal baru, dalam sektor pendidikan, kementrian lantas mengeluarkan kebijakan yang beberapa diantaranya adalah; 1) Bantuan kuota data internet,

2) Kurikulum Darurat, 3) Program Belajar dari Rumah di TVRI, dan 4) Seri webinar masa pandemic (Adit, 2020).

Baca Juga: Aja Leren Lamun Durung Sayah

Apakah kemudian seluruh kebijakan tersebut merupakan solusi? Tentu iya meski dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala akibat segala keterbatasan yang ada.

Disarikan dari berbagai sumber (Fauziyyah et al., 2021; Jatira & S, 2021; Wijaya, 2021; Pranita, 2021; dan Hasibuan) kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) disinyalir menyebabkan siswa terutama pada tingkat SD – SMA meresa jenuh, stress, bahkan hingga depresi.

Tentu harus diamini bersama bahwa beberapa program kementrian belum menyentuh akar permasalahan yang timbul dari efek domino kebijakan PJJ yakni pendampingan agar siswa lebih paham materi dengan baik.

Adapun fenomena gangguan psikologis tersebut diakibatkan oleh kurang efektifnya implementasi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang disebabkan oleh banyak factor, diantaranya adalah kendala konektifitas dan guru hanya memberikan materi yang berupa instruksi tanpa penjelasan terperinci.

Baca Juga: Apa Itu Toxic Relationship? Kenali Tiga Ciri Berikut Ini

Bagi para orang tua yang mungkin sibuk melakukan akftitas Working for Home (WFH) atau malah beberapa ibu rumah tangga dengan tingkat pengetahuan yang minim tentu memiliki keterbatasan dalam mendampingi belajar dan menerangkan materi kepada bauh hatinya.

Melihat fenomena tersebut, Wibisono (2020) menyatakan bahwa banyak lembaga Kursus yang awalnya sempat mati suri bahkan gulung tikar akhirnya mencoba membuat inovasi dengan mengganti moda Pembelajaran Tatap Muka (PTM) menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Hal ini tentu saja disambut gembira oleh para orang tua yang memiliki banyak keterbatasan waktu dan pengetahuan. Sebab kursus online merupakan salah satu solusi dari kesulitan dalam memahami materi sekaligus mengerjakan tugas sekolah daring.

Metamorfosa kursus online

Bimbel dan les privat online menjadi satu bisnis kursus online yang digandrungi selama masa pandemic.

Sebut saja Ruang Guru, Eng Breaking, Zenius, Quipper, Brainly, dan Rumah Belajar adalah unicorn pada bidang bimbel online yang kemudian konsep dan cara kerja mereka banyak diadopsi oleh kursus online rumahan atau lembaga kursus tingkat nasional seperti Ganesha Operation, SSC, Primagama, dan lainnya.

Baca Juga: Sejumlah Wilayah Masih Rawan Banjir, Sistem Penanganan Banjir Kali Tenggang Semarang Belum Maksimal

Sebenarnya lembaga kursus tersebut telah lebih dahulu terkenal dengan segala prestasinya namun sempat mati suri sebelum mereka bermigrasi ke moda online dalam pelaksanaan kursus.

Bergabung dalam kursusan online tentu menjadi pilihan bagi banyak orang tua dengan beberapa pertimbangan manfaat yang dijanjikan.

Selain mampu membantu orang tua dalam mendapingi proses belajar daring putra putri tercinta, kursus online juga memberikan manfaat, seperti pengembangan keterampilan diri, hemat waktu dan biaya, materi bisa diulang-ulang, belajar lebih focus, dan tempat belajar yang flexible (Wicaksono, 2020).

Tentu saja selain manfaat pada perkembangan cognitive peserta, kursusan online juga ikut andil dalam upaya mempertahankan ketangguhan ekonomi Negara.

Dengan tetep bertahannya lembaga bimbingan belajar melalui moda online maka dapat mengurangi angka pengangguran akibat kebijakan PSBB dan melemahnya laju ekonomi.

Hal yang belum pernah terpikirkan sebelumnya dalam dunia pendidikan luar sekolah akhirnya kini telah sampai pada masa integrasi tehnologi dalam pendidikan.

Baca Juga: Permendikbud Jadi Kontroversi, Nadiem Bantah Halalkan Seks Bebas dan Perzinaan

Apakah bidang ini tetap menjanjikan dimasa depan? Apakah pembelajaran kursus online pada masa hybrid learning kursusan akan tetap bertahan?

Segalanya sangat mungkin terjadi sebab hingga tulisan ini dibuatpun pemerintah masih belum mencabut status Siaga COVID-19, bahkan dibeberapa Negara tetap bersiap untuk menghadapi gelombang ke-3 serangan COVID-19 sekaligus vaksinnya.

Di masa depanpun pembelajaran online akan tetap ada meski covid telah tiada sebab perkembangan kemajuan tehnologi dan kemampuan untuk beradaptasi dengan segala perubahan yang ada adalah ciri dari entitas yang mampu bertahan lama.

Referensi

Adit, Albertus. (08 Desember 2021) selama pandemic, inikebijakan dan program yang dibuat Kemendikbud. Diunduh dari laman https://www.kompas.com/edu/read/2020/12/08/140127371/selama-pandemi-ini-kebijakan-dan-program-yang-dibuat-kemendikbud?page=all pada 04 November 2021.

Ellyvon, Pranita. (26 Oktober 202). Anak stress belajar daring? Ini saran psikolog untuk mencegahnya. Diunduh dari https://www.kompas.com/sains/read/2020/10/26/193317623/anak-stres-belajar-daring-ini-saran-psikolog-untuk-mencegahnya?page=all pada 04 November 2021.

Fauziyyah, R., Awinda, R. C., & Besral, B. (2021). Dampak Pembelajaran Jarak Jauh terhadap Tingkat Stres dan Kecemasan Mahasiswa selama Pandemi COVID-19. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan, 1(2), 113. https://doi.org/10.51181/bikfokes.v1i2.4656.

Gitiyarko, Vincentius. (22 Juni 2020). Upaya dan kebijakan pemerintah Indonesia menangani pandemic covid-19. Diunduh dari https://kompaspedia.kompas.id/baca/paparan-topik/upaya-dan-kebijakan-pemerintah-indonesia-menangani-pandemi-covid-19 pada 04 November 2021.

Hasibuan, Lynda. (05 Mei 2021) Nadiem: belajar online bikin anak stress hingga depresi. Diunduh dari https://www.cnbcindonesia.com/news/20210505162412-4-243466/nadiem-belajar-online-bikin-anak-bosan-stres-hingga-depresi pada 04 November 2021.

Jatira, Y., & S, N. (2021). Fenomena Stress dan Pembiasaan Belajar Daring dimasa Pandemi Covid-19. EDUKATIF?: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 3(1), 35–43. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i1.187
Wibisono, Lanang. (18 Mei 2020) terdampak wabah corona, Bisnis bimbingan belajar terancam gulung tikar. Diakses dari https://halosemarang.id/terdampak-wabah-corona-bisnis-bimbingan-belajar-terancam-gulung-tikar pada pada 04 November 2021.

Wibisono, Punto. (12 April). Pelatihan dan Kursus Online untuk Meningktakan Kompetensi Diri. Diakses dari laman https://www.qubisa.com/article/kursus-online-meningkatkan-kompetensi-diri#showContent pada 04 November 2021.

Wijaya, Callista. (18 Pebruari 2021). Covid-19:’stres, mudah marah, hingga dugaan bunuh diri’, persoalan mentasl murid selama sekolah dari rumah. Diunduh dari https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-55992502 pada 04 November 2021.

(Masriatus Sholikhah, M.Pd. / Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP PGRI Jombang dan Sedang Menempuh Pendidikan Doctoral (S3) konsentrasi Bahasa Inggris di UNNES Semarang)

 

Halaman:
1
2
3
4
5

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Quo Vadis Kejaksaan RI?

Senin, 10 Januari 2022 | 09:12 WIB

Masa Depan Ekonomi Digital Indonesia Pascapandemi

Sabtu, 8 Januari 2022 | 08:12 WIB

Digitalisasi Ibuisme

Kamis, 6 Januari 2022 | 12:30 WIB

Negeri-negeri Ambon Manise untuk Indonesia

Senin, 27 Desember 2021 | 08:45 WIB

Beri mereka waktu

Rabu, 22 Desember 2021 | 10:12 WIB

Peran Ibu dalam Penguatan Literasi Digital

Rabu, 22 Desember 2021 | 09:12 WIB

Di Balik Kebakaran Pasar Weleri

Minggu, 12 Desember 2021 | 17:42 WIB

Di Balik Meroketnya Harga Minyak Goreng

Kamis, 9 Desember 2021 | 07:45 WIB

Makna Angka 9 di Hari Jadi Ke–272 Blora

Senin, 6 Desember 2021 | 08:24 WIB

Masker Wahing

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:23 WIB

Memperjuangkan Kualitas Pendidikan Dokter

Kamis, 25 November 2021 | 12:39 WIB

Tembang Pagebluk Menyulap Bagong Menjadi Konten Kreator

Selasa, 16 November 2021 | 08:15 WIB
X