Penanganan Virus Corona B117

Red
- Jumat, 5 Maret 2021 | 00:30 WIB

Sebenarnya varian baru ini sangat menular di Inggris, telah muncul sejak tahun lalu dan menyebar ke seluruh dunia. Secara umum orang yang terinfeksi varian baru Covid-19 merasakan beberapa gejala berikut, dibandingkan varian sebelumnya. Antara lain batuk, sakit pada tenggorokan, kelelahan, serta nyeri otot.

Sejumlah ahli menyebut, pergeseran gejala mungkin didorong oleh sifat varian yang lebih menular dan menyebar lebih cepat di tubuh.

Masuknya mutasi virus Corona ini akan membuat penanganan pandemi Covid-19 semakin sulit. Dengan mutasi baru yang muncul di Indonesia ini, penting bagi kita untuk memahami bagaimana gejala varian B117 yang berbeda dari virus aslinya. Menurut studi, varian virus ini diduga menyebar lebih mudah dan lebih cepat dibanding varian lainnya.

Vaksin Efektif

Berkaitan dengan penggunaan vaksin yang baru beberapa bulan dilakukan terutama di Indonesia, varian baru Corona B117 tidak memengaruhi efektivitas vaksin Sinovac. Varian baru Corona B117 baru ditemukan di Indonesia pada Senin (1/3) malam.

Para ilmuwan sed a n g bekerja untuk mempelajari lebih lanjut tentang varian ini untuk lebih memahami betapa mudahnya ia dapat ditularkan dan apakah vaksin resmi tersebut akan melindungi orang terhadap varian baru tersebut.

Sampai saat ini varian baru Corona B117, menurut Kementerian Kesehatan, tidak mempengaruhi efektivitas vaksin. Jadi tidak akan memengaruhi kekebalan kelompok.

Meskipun tingkat penularan varian baru lebih cepat daripada SARS-CoV-2, namun kecepatan penularan mutasi virus tersebut tidak menyebabkan kondisi pasien menjadi berat. Meskipun demikian untuk mencegah varian baru Corona B117 harus memperkuat upaya 3T (testing, tracing dan treatment).

Ada kekhawatiran, bahwa varian baru ini akan memengaruhi efektivitas vaksin Sinovac. Meskipun perlu kajian lebih lanjut, namun diyakini oleh Kementerian Kesehatan bahwa sampai saat ini mutasi varian baru tersebut tidak memengaruhi efektivitas vaksin. Karena itu, tidak akan memengaruhi kekebalan kelompok.

Meskipun demikian tingkat penularan varian baru Corona B117 diduga lebih cepat daripada SARS-CoV-2.

Halaman:

Editor: Imron Rosadi

Tags

Terkini

Masker Wahing

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:23 WIB

Memperjuangkan Kualitas Pendidikan Dokter

Kamis, 25 November 2021 | 12:39 WIB

Tembang Pagebluk Menyulap Bagong Menjadi Konten Kreator

Selasa, 16 November 2021 | 08:15 WIB

Metamorfosis Implementasi MBKM di Perguruan Tinggi

Senin, 8 November 2021 | 11:12 WIB

Kebijakan Publik Versus PCR dan Antigen

Minggu, 7 November 2021 | 23:23 WIB

Pangan dan Telur Ayam

Minggu, 7 November 2021 | 15:26 WIB

Negara Hadir Versus Pinjol illegal

Senin, 25 Oktober 2021 | 23:45 WIB

PON 20 Papua Membuka Mata, Telinga dan Hati

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 23:42 WIB

Kemandirian dan Menjaga Marwah Santri

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 00:10 WIB

Hikmah Covid-19 bagi Kehidupan Santri

Jumat, 22 Oktober 2021 | 23:06 WIB

Menggerakkan MGMP melalui Spirit 'MGMP'

Senin, 18 Oktober 2021 | 12:23 WIB

Aksi Kita adalah Masa Depan Kita

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 21:36 WIB
X