Dana Desa, Sudah Adilkah Pembagiannya?

Red
- Senin, 14 Desember 2020 | 09:48 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

ENAM  tahun terakhir ini, sebagian masyarakat mulai mengenal dana desa, namun sebagian lain tidak tahu atau kurang tahu. Apa manfaat yang diperoleh masyarakat desa. Dari mana sumber dana desa, bagaimana menentukan besaran dana desa, apakah sudah adil pembagiannya, dan lainnya.

Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 menyebutkan, dana desa bersumber dari APBN, yang diperuntukan bagi desa. Sementara itu, Undang-undang APBN terkait penyaluran dana desa yaitu Undang-undang Nomor 3 Tahun 2015. Sehingga sampai tahun 2020, sudah enam kali dana desa disalurkan ke desa-desa.

Dari tahun ke tahun dana desa mengalami peningkatan alokasi pada APBN. Begitu juga, manfaat yang dihasilkan semakin beragam dan meluas. Menurut sumber dari website  www.sipede.ppmd.kemendes.go.id, pembangunan fisik yang bersumber dari dana desa adalah pembuatan jalan desa, jembatan, pasar desa, BUMdes, embung desa, sumur bor, posyandu, sarana air bersih, saluran irigasi, penahan tanah, drainase, MCK, PAUD, raga desa, tambatan perahu, dan Polindes.

Untuk pembangunan nonfisik berupa pelatihan usaha ekonomi, pertaninan, perikanan, dan perdagangan, pelatihan teknologi tepat guna, peningkatan kapasitas masyarakat desa, pengelolaan kegiatan pelayanan sosial dasar, dan lain-lain.

Di masa pandemi covid-19, dana desa diprioritaskan untuk pembayaran BLT desa, terutama untuk keluarga miskin atau tidak mampu yang berdomisili di desa bersangkutan, tidak termasuk penerima PKH, Kartu Sembako, dan Kartu Pra Kerja. BLT Desa mulai April sampa Juni 2020 (bulan ke-1 sampai dengan ke-3) diberikan senilai Rp 600 ribu, sedang bulan ke-4 sampai dengan ke-6 senilai Rp 300 ribu.

Terakhir, menurut Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 14 Tahun 2020, BLT Desa dapat diberikan pada bulan ke-7 sampai ke-9 (Oktober-Desember) senilai Rp 300 ribu, sepanjang alokasi dana masih tersedia.

Dana desa tidak serta-merta diberikan senilai Rp 1 miliar rupiah per desa, namun dihitung menggunakan formulasi tertentu. Formulasi tersebut dari tahun ke tahun, mengalami perubahan besaran persentase masing masing unsur alokasi. Terakhir, menurut PMK 205/PMK.07/2019, di samping perubahan besaran persentase unsur alokasi, juga terdapat perubahan jumlah unsur alokasi, semula hanya 3 unsur alokasi, menjadi 4 unsur.

Formulasi pengalokasian dana desa tahun anggaran 2020, terdiri dari 4 unsur alokasi. Yakni, alokasi afirmasi per desa yaitu 1,5% pagu dana desa dibagi penjumlahan [(2*DST)+(1*DT)]. DST ialah Desa Sangat Tertinggal, sedang DT ialah Desa Tertinggal. Lalu alokasi kinerja (unsur baru) per desa 1,5% dari pagu dana desa, dipilih sebanyak 10% dari jumlah desa yang memiliki hasil penilaian kinerja terbaik. Rinciannya 20% untuk pengelolaan keuangan desa, 25% untuk capaian keluaran dana desa, dan 35% untuk capaian hasil pembangunan desa.

Selanjutnya, alokasi dasar per desa 69% dari pagu dana desa. Terakhir alokasi formula per desa, yaitu 28% dari pagu dana desa. Rinciannya, 10% x JP Desa, 15% x LW Desa, 50% x JPM dan 25% x IKK Desa. JP ialah Jumlah Penduduk, JPM ialah Jumlah Penduduk Miskin , LW ialah Luas Wilayah, dan IKK ialah Indeks Kemahalan Konstruksi.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

Memperjuangkan Kualitas Pendidikan Dokter

Kamis, 25 November 2021 | 12:39 WIB

Tembang Pagebluk Menyulap Bagong Menjadi Konten Kreator

Selasa, 16 November 2021 | 08:15 WIB

Metamorfosis Implementasi MBKM di Perguruan Tinggi

Senin, 8 November 2021 | 11:12 WIB

Kebijakan Publik Versus PCR dan Antigen

Minggu, 7 November 2021 | 23:23 WIB

Pangan dan Telur Ayam

Minggu, 7 November 2021 | 15:26 WIB

Negara Hadir Versus Pinjol illegal

Senin, 25 Oktober 2021 | 23:45 WIB

PON 20 Papua Membuka Mata, Telinga dan Hati

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 23:42 WIB

Kemandirian dan Menjaga Marwah Santri

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 00:10 WIB

Hikmah Covid-19 bagi Kehidupan Santri

Jumat, 22 Oktober 2021 | 23:06 WIB

Menggerakkan MGMP melalui Spirit 'MGMP'

Senin, 18 Oktober 2021 | 12:23 WIB

Aksi Kita adalah Masa Depan Kita

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 21:36 WIB

Masjid dan Peran Memakmurkan Umat

Selasa, 5 Oktober 2021 | 13:31 WIB
X