Perpaduan ''Rem''dan ''Gas'' dalam Libur Panjang

Red
- Jumat, 30 Oktober 2020 | 00:30 WIB

Pekan ini diwarnai libur panjang setelah pemerintah menetapkan cuti bersama. Publik telah menyambut kesempatan tersebut, yang antara lain nampak dari tingginya permintaan tiket kereta api. Adanya seruan agar para perantau tidak mudik saat Idul Fitri mengakibatkan cuti bersama dikompesasi pada kesempatan berbeda. Libur panjang pekan ini menjadi semacam pengganti atas ketiadaan cuti bersama pada perayaan Idul Fitri tahun ini. Karena itu, arus mudik dan balik terjadi pada pekan ini.

Di tengah pandemi Covid-19, tingkat mobilitas penduduk yang tinggi memicu kekhawatiran. Namun, sikap tegas terhadap arus warga memanfaatkan libur panjang bisa dipersepsikan tidak realitistis terhadap tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat. Memadukan ''rem'' dan ''gas'', seperti dikemukakan Presiden Joko Widodo, merupakan cara yang telah dipilih dalam mitigasi penyebaran virus korona baru. Pilihan itu menekankan pada respons terhadap perkembangan keadaan.

Komposisi rem dan gas tak bisa direncanakan, tetapi masingmasing digunakan untuk menyikapi kondisi tertentu. Ketika perekonomian dipastikan resesi, maka pelan-pelan gas memang harus diinjak. Mengungkit perekonomian dengan memanfaatkan libur panjang menjadi kebutuhan. Terlebih sektor-sektor yang terkait dengan pergerakan orang memang sangat terpukul akibat dampak pandemi Covid-19. Perekonomian tidak hanya angka, karena akibat yang terjadi bisa memunculan dampak sosial.

Hotel-hotel di kawasan wisata dikabarkan mengalami lonjakan untuk reservasi pada pekan ini. Peningkatan pesanan itu tentu sangat diharapkan sebagai penutup kerugian setelah mereka menjadi industri yang paling awal terdampak pembahatasan aktivitas masyarakat. Dengan peningkatan mobilitas masyarakat pada libur panjang memang industri perhotelan, transportasi, dan pariwisata diharapkan bisa mendapat manfaat. Efeknya kemudian bakal dirasakan oleh pelaku usaha di sektor-sektor lain.

Efek positif secara ekonomi tentu harus disertai kewaspadaan agar libur panjang tidak menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19. Karena itu protokol kesehatan ketat harus dijalankan, termasuk perlunya tes acak. Pengetesan itu juga menjadi seleksi terhadap orang-orang yang bisa melanjutkan perjalanan, karena kemungkinan ada warga terinfeksi Covid-19 tanpa gejala. Pengecekan sekaligus sebagai langkah awal untuk melakukan pelacakan bila ditemukan pemudik positif Covid-19.

Di tengah keterpurukan perekonomian, upaya membangkitkan aktivitas bisnis memang dibutuhkan. Berbagai indikator menunjukkan persoalan bisa berisiko pada kerawanan sosial. Misalnya saja peningkatan jumlah warga miskin dan pengangguran. Di sisi lain, tabungan masyarakat juga telah tergerus. Mau tida mau perekonomian memang harus dibangkitkan, antara lain dengan peningkatan mobilitas. Tetapi, upaya itu tentu jangan sampai melalaikan protokol kesehatan dan pengawasannya.

Editor: Imron Rosadi

Tags

Terkini

PON 20 Papua Membuka Mata, Telinga dan Hati

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 23:42 WIB

Kemandirian dan Menjaga Marwah Santri

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 00:10 WIB

Hikmah Covid-19 bagi Kehidupan Santri

Jumat, 22 Oktober 2021 | 23:06 WIB

Menggerakkan MGMP melalui Spirit 'MGMP'

Senin, 18 Oktober 2021 | 12:23 WIB

Aksi Kita adalah Masa Depan Kita

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 21:36 WIB

Masjid dan Peran Memakmurkan Umat

Selasa, 5 Oktober 2021 | 13:31 WIB

Aspek Hukum Arisan Online

Jumat, 24 September 2021 | 00:30 WIB

Mengganti Beban Pembiayaan BLBI

Jumat, 24 September 2021 | 00:10 WIB

Antusiasme Menyambut Kompetisi Liga 3

Jumat, 24 September 2021 | 00:00 WIB

Memindai Cermin Kota Kudus

Kamis, 23 September 2021 | 11:36 WIB

Indonesia Diuji dalam Ketegangan AUKUS

Kamis, 23 September 2021 | 01:28 WIB

Mewujudkan Sekolah Tatap Muka Aman

Kamis, 23 September 2021 | 01:25 WIB

Keterampilan dan Kompetensi Abad 21

Kamis, 23 September 2021 | 01:16 WIB

Maksimalkan Efektivitas Blended Learning

Rabu, 22 September 2021 | 01:11 WIB

Gernas BBI Jangan Hanya Seremonial

Rabu, 22 September 2021 | 01:08 WIB

Mahasiswa Merdeka

Rabu, 22 September 2021 | 01:03 WIB

Penguatan Imunitas Usaha Koperasi

Selasa, 21 September 2021 | 00:32 WIB
X