Program Literasi Berbasis Revitalisasi Profil Pelajar Pancasila

Red
- Jumat, 24 September 2021 | 00:20 WIB
SM/Dok
SM/Dok

Oleh Nila Ubaidah

PROGRAM Sekolah Penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila. Program ini berfokus pada pengembangan hasil belajar peserta didik secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru).

Program Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya. Program ini akan mengakselerasi sekolah negeri dan swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju. Program dilakukan bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di negeri ini masuk dalam Program Sekolah Penggerak.

Salah satu hal yang perlu diupayakan dalam program ini adalah internalisasi program literasi. Yang dimaksud di sini adalah bukan sekadar literasi yang terbatas hanya pada pembiasaan dan pembudayaan kemampuan membaca, melainkan literasi dalam segala aspek kehidupan, diawali dari literasi usia dini, literasi dasar, literasi agama, literasi jasmani, literasi numerasi, literasi teknologi, literasi media, literasi budaya, dan sebagainya.

Internalisasi program literasi ini diharapkan bisa diterapkan pada peserta didik dalam setiap kegiatan di sekolah ataupun dalam penyusunan modul ajar yang dikolaborasikan dengan LMS yang sudah digunakan di sekolah para peserta didik. Selanjutnya penerapan program literasi berbasis revitalisasi penguatan karakter pada profil Pelajar Pancasila bisa diinternalisasikan dalam semua mata pelajaran pada semua jenjang, khususnya dalam penyusunan modul ajar, penyusunan soal-soal, konten materi ajar yang diakselerasikan melalui berbagai jenis literasi, dan tentu dapat pula diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini akan mendorong peningkatan ekosistem sekolah ke arah yang lebih baik lagi. Adapun ciri-ciri ekosistem sekolah yang literat yaitu, menyenangkan dan ramah anak sehingga menumbuhkan semangat belajar. Semua warga sekolah menunjukkan empati, peduli, dan menghargai sesama. Selain itu, juga menumbuhkan semangat ingin tau dan cinta pengetahuan, memampukan warga sekolah untuk cakap berkomunikasi dan dapat berkontribusi kepada lingkungan sosialnya, juga mengakomodasi partisipasi seluruh warga sekolah dan lingkungan eksternal sekolah.

Meningkatkan Potensi

Proyek penguatan profil Pelajar Pancasila sangat penting untuk dilaksanakan karena pada dasarnya pendidikan merupakan suatu proses pembelajaran keterampilan, pengetahuan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pelatihan, pengajaran dan penilaian. Proses pembelajaran dalam pendidikan bukan hanya meningkatkan potensi peserta didik, tetapi juga membuat mereka berkarakter baik. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya menjadi generasi cerdas saja namun juga dibekali pendidikan berkarakter.

Pelajar Pancasila merupakan pelajar yang memiliki karakter berlandaskan falsafah Pancasila atau memiliki nilai sila-sila Pancasila secara utuh dan komprehensif. Nilai karakter yang ada pada tiap sila Pancasila terdiri atas nilai karakter religius, peduli sosial, kemandirian, patriotisme atau rela berkorban untuk negara, kebersamaan, demokratis, dan keadilan. Pendidikan karakter ini diajarkan sejak dini kepada peserta didik mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Halaman:

Editor: Imron Rosadi

Tags

Terkini

Fintech Syariah, Sang Primadona Transformasi Digital

Rabu, 23 November 2022 | 11:32 WIB

Ancaman Senyap Asap Rokok

Selasa, 22 November 2022 | 19:19 WIB

PMA 68 dan Dinamika Akademik di Kampus

Kamis, 17 November 2022 | 16:57 WIB

Kepemimpinan Berorientasi Pengetahuan

Rabu, 16 November 2022 | 11:12 WIB

Memperkuat Jaringan Koperasi Syariah

Selasa, 15 November 2022 | 11:32 WIB

Utang atau Cetak Uang Baru?

Senin, 14 November 2022 | 11:12 WIB

Kepemimpinan dalam Organisasi Pembelajar

Sabtu, 12 November 2022 | 11:12 WIB

Mewaspadai Budaya Gila Kerja

Jumat, 11 November 2022 | 11:15 WIB

Sustainability dalam Bisnis Perusahaan

Kamis, 10 November 2022 | 11:12 WIB

Pungli dalam Pengurusan Warisan

Minggu, 30 Oktober 2022 | 12:04 WIB

Kemandirian dan Menjaga Marwah Santri

Minggu, 23 Oktober 2022 | 21:00 WIB

Peci untuk Cakades

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 21:55 WIB

Mencari Pemimpin Profetik

Senin, 10 Oktober 2022 | 12:03 WIB

Tragedi Oktober di Kanjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:02 WIB

Obstruction of Press Freedom

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 09:16 WIB

Mari Dukung Partisipasi Taiwan di ICAO

Jumat, 30 September 2022 | 21:47 WIB
X