Mahasiswa Merdeka

Red
- Rabu, 22 September 2021 | 01:03 WIB
Dr Agustina Fitrianingrum
Dr Agustina Fitrianingrum

Seperti yang disampaikan oleh Presiden RI pertama Ir Soekarno, beri aku 10 orang pemuda, niscaya aku guncangkan dunia, maka Kemendikbudristek memegang posisi paling strategis untuk mendesain arah pengembangan generasi muda.

Karena itu, sejak tahun 2020, Kemendikbudristek meluncurkan Kebijakan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka (MBKM) yang disahkan dengan Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Kebijakan ini memperluas akses untuk pendidikan tinggi dan relevansi lulusan sebagai output pendidikan tinggi untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja pada masa disruptive technology.

Menilik laman https://pddikti. kemdikbud.go.id/ pada Agustus 2021, jumlah dosen di Indonesia berjumlah 294.706 orang dengan jumlah mahasiswa mencapai 8.839.182 yang tersebar di 4.590 perguruan tinggi dengan 35.894 program studi.

Data tersebut memperlihatkan besarnya aset SDM yang dapat menjadi agen transformatif untuk mendorong Indonesia bertumbuh dari negara berkembang menjadi negara maju dan tangguh.

Mahasiswa adalah generasi muda yang cerdas, penuh energi, inspirasi dan kreatif sehingga untuk metode pembelajarannya harus mampu mengakomodasi kebutuhan agar potensi dan kemampuannya terasah secara optimal.

Besar harapan mereka tidak gagap lagi ketika sudah menyelesaikan pendidikannya, mampu menjadi problem solver, memecahkan masalah dalam permasalahan riil yang kompleks.

Dulu mahasiswa yang aktif dengan kehidupan organisasi, pecinta alam, kemanusiaan atau yang tertarik untuk belajar menjalankan bisnis baik karena tuntutan kebutuhan atau mengelola passion harus mengorbankan waktu lebih banyak untuk menyelesaikan pendidikan daripada mahasiswa yang fokus pada kegiatan akademik.

Kelompok mahasiswa tersebut acapkali menyandang gelar mahasiswa abadi karena tidak mampu menyelesaikan pendidikan bahkan sampai habis masa belajarnya.

Dengan disahkan Kebijakan MBKM tentunya menjadi angin segar bagi mahasiswa, karena memiliki keluasan dan kemerdekaan untuk menyelesaikan pendidikan tinggi serta kesempatan mengaktualisasikan passion yang dimiliki.

Halaman:

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

Makna Angka 9 di Hari Jadi Ke–272 Blora

Senin, 6 Desember 2021 | 08:24 WIB

Masker Wahing

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:23 WIB

Memperjuangkan Kualitas Pendidikan Dokter

Kamis, 25 November 2021 | 12:39 WIB

Tembang Pagebluk Menyulap Bagong Menjadi Konten Kreator

Selasa, 16 November 2021 | 08:15 WIB

Metamorfosis Implementasi MBKM di Perguruan Tinggi

Senin, 8 November 2021 | 11:12 WIB

Kebijakan Publik Versus PCR dan Antigen

Minggu, 7 November 2021 | 23:23 WIB

Pangan dan Telur Ayam

Minggu, 7 November 2021 | 15:26 WIB

Negara Hadir Versus Pinjol illegal

Senin, 25 Oktober 2021 | 23:45 WIB

PON 20 Papua Membuka Mata, Telinga dan Hati

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 23:42 WIB

Kemandirian dan Menjaga Marwah Santri

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 00:10 WIB

Hikmah Covid-19 bagi Kehidupan Santri

Jumat, 22 Oktober 2021 | 23:06 WIB

Menggerakkan MGMP melalui Spirit 'MGMP'

Senin, 18 Oktober 2021 | 12:23 WIB
X