Strategi UMKM saat Endemi

Red
- Sabtu, 18 September 2021 | 00:44 WIB
Dr Purwoko MM
Dr Purwoko MM

"Endemi Covid-19 dalam kurun waktu awal-awal kehadirannya tentu masih mengganggu kenyamanan usaha masyarakat. Namun kesaktian Covid-19 sudah mulai melemah karena masyarakat sudah divaksin."

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) telah berpesan kepada seluruh masyarakat untuk segera mempersiapkan diri menghadapi endemi Covid-19.

Beberapa indikator juga sudah mengisyaratkan pandemi Covid-19 akan segera bertranmisi ke status endemi, yaitu kemunculan suatu penyakit yang konstan atau penyakit yang biasa ada di suatu populasi atau area geografis tertentu, sehingga penyebaran dan laju penyakitnya dapat diprediksi, termasuk Indonesia.

Setalah menyandang label pandemi selama lebih 18 bulan, Covid-19 akan berstatus endemi. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 tak akan hilang dalam waktu singkat dan kemungkinan masyarakat akan tetap hidup bersama virus Covid- 19 dalam lima hingga 10 tahun lagi.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan bahwa pada 2022 akan mengalami suatu masa di mana pandemi menjadi endemi. Proyeksi Sri Mulyani tersebut sesuai dengan perkiraan dari berbagai ilmuwan dunia terkait situasi pandemi di masa depan.

World Health Organization (WHO) juga telah mengungkapkan, terlepas dari berbagai upaya nasional dan global, pandemi Covid-19 belum usai.

Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa Indonesia harus melakukan respons kebijakan berdasarkan data, fakta, dan pandangan ilmuwan. Pemerintah Indonesia juga tengah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi endemi pada tahun depan.

Jika muncul living with endemi, tidak hanya vaksinasi yang wajib bagi masyarakat, tetapi kegiatan ekonomi juga harus menyesuaikannya, termasuk sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Lalu, apa yang harus dipersiapkan UMKM untuk hidup di era endemi Covid- 19? Endemi Covid-19 dalam kurun waktu awal-awal kehadirannya tentu masih mengganggu kenyamanan usaha masyarakat.

Namun kesaktian Covid-19 sudah mulai melemah karena masyarakat sudah tervaksin. Masyarakat tidak boleh lengah, dan tetap harus mempersiapkan diri untuk meminimalkan dampak yang masih mungkin ditimbulkan oleh Covid-19.

Halaman:

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

Menggerakkan MGMP melalui Spirit 'MGMP'

Senin, 18 Oktober 2021 | 12:23 WIB

Aksi Kita adalah Masa Depan Kita

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 21:36 WIB

Masjid dan Peran Memakmurkan Umat

Selasa, 5 Oktober 2021 | 13:31 WIB

Aspek Hukum Arisan Online

Jumat, 24 September 2021 | 00:30 WIB

Mengganti Beban Pembiayaan BLBI

Jumat, 24 September 2021 | 00:10 WIB

Antusiasme Menyambut Kompetisi Liga 3

Jumat, 24 September 2021 | 00:00 WIB

Memindai Cermin Kota Kudus

Kamis, 23 September 2021 | 11:36 WIB

Indonesia Diuji dalam Ketegangan AUKUS

Kamis, 23 September 2021 | 01:28 WIB

Mewujudkan Sekolah Tatap Muka Aman

Kamis, 23 September 2021 | 01:25 WIB

Keterampilan dan Kompetensi Abad 21

Kamis, 23 September 2021 | 01:16 WIB

Maksimalkan Efektivitas Blended Learning

Rabu, 22 September 2021 | 01:11 WIB

Gernas BBI Jangan Hanya Seremonial

Rabu, 22 September 2021 | 01:08 WIB

Mahasiswa Merdeka

Rabu, 22 September 2021 | 01:03 WIB

Penguatan Imunitas Usaha Koperasi

Selasa, 21 September 2021 | 00:32 WIB

Jangan Lengah dalam Mitigasi Covid-19

Selasa, 21 September 2021 | 00:27 WIB

Wakaf untuk Sektor Informal

Selasa, 21 September 2021 | 00:22 WIB

Menjaga Keamanan ”PeduliLindungi”

Senin, 20 September 2021 | 00:20 WIB
X