Modal Manusia Islami untuk LKMS

Red
- Rabu, 15 September 2021 | 01:40 WIB
Yuli Indah Sari SM MM
Yuli Indah Sari SM MM

"Pengembangan modal manusia Islami pada LKMS diharapkan dapat difokuskan pada dua hal utama yaitu pengembangan keterampilan dan pengetahuan SDM serta pengembangan moralitas dan akhlak SDM."

Tidak dapat dipungkiri, manusia merupakan bagian terpenting dalam lembaga apapun termasuk Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS).

Sumber daya manusia (SDM) ini menjadi modal awal untuk menghasilkan kinerja internal yang optimal dan menjadi keunggulan kompetitif yang sulit ditiru oleh lembaga lain.

Namun demikian pada kasus LKMS, masalah SDM masih menjadi batu sandungan akibat kurangnya kompetensi dan pengetahuan (KNEKS, 2019).

Kondisi ini juga diperparah dengan kurangnya keseriusan untuk membuat program pembinaan dan pengembangan SDM yang efektif terutama dalam aspek penguatan akhlak individu.

Akibatnya, sejumlah kasus ketidakprofesionalan seperti moral hazard timbul dan diperkeruh dengan ketidaktahuan SDM untuk mencegah kasus tersebut. Fakta menarik dari Darsono dkk (2018) menemukan bahwa sekitar 52,75% SDM yang dimiliki BMT di Jawa, masih berasal dari latar belakang pendidikan SD, SMP, dan SMA.

Meski bukan menjadi penyebab utama, kualifikasi pendidikan terakhir SDM di bidang keuangan mikro syariah tetap menjadi bagian krusial untuk menghasilkan kinerja yang optimal.

Kemudian apabila dibiarkan dalam jangka panjang, masalah tersebut akan berimbas pada efek yang lebih besar.

Misalnya dapat menghambat kegiatan operasional, meningkatkan angka kecurangan, dan berdampak pada keberlanjutan LKMS yang terancam. Padahal, LKMS memiliki peran penting untuk mengurangi angka kemiskinan.

Mereka menyediakan akses keuangan bebas riba kepada masyarakat miskin. Mereka juga bersedia menghimpun dana tabungan dengan nominal kecil dan menyalurkan dana pembiayaan untuk usaha mikro.

Halaman:

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

Menyusuri Masa Lalu Aneka Kota

Sabtu, 18 September 2021 | 00:59 WIB

Arah Jalan Berbahaya bagi KPK

Sabtu, 18 September 2021 | 00:49 WIB

Strategi UMKM saat Endemi

Sabtu, 18 September 2021 | 00:44 WIB

Perpres Pendanaan Pesantren

Jumat, 17 September 2021 | 00:20 WIB

Membangun Fondasi Green Economy

Jumat, 17 September 2021 | 00:10 WIB

Standar Pembelajaran Tatap Muka

Jumat, 17 September 2021 | 00:00 WIB

Membenahi Rantai Pasokan Pangan

Kamis, 16 September 2021 | 00:47 WIB

Modal Manusia Islami untuk LKMS

Rabu, 15 September 2021 | 01:40 WIB

Mewujudkan Jalur Kereta Api Semarang-Rembang

Selasa, 14 September 2021 | 20:24 WIB

”Samudra Biru” Pendidikan Tinggi

Selasa, 14 September 2021 | 20:10 WIB

Mengawal Dana PEN di Bank Umum

Senin, 13 September 2021 | 11:21 WIB

Mewaspadai Covid-19 Varian Mu

Senin, 13 September 2021 | 00:20 WIB

Menatap Kemungkinan Pandemi ke Endemi

Senin, 13 September 2021 | 00:10 WIB

Membangun Ekosistem Industri Game Lokal

Senin, 13 September 2021 | 00:00 WIB

Menjaga Kohesi Sosial

Sabtu, 11 September 2021 | 04:13 WIB

Menjaga Kohesi Pascapandemi

Jumat, 10 September 2021 | 09:48 WIB

Ketenangan Atasi Long Covid-19

Jumat, 10 September 2021 | 00:20 WIB

Segerakan Reformasi Pengelolaan Lapas

Jumat, 10 September 2021 | 00:10 WIB

Meniru Semangat Pembuatan UU Cipta Kerja

Jumat, 10 September 2021 | 00:00 WIB
X