Menjaga Kohesi Sosial

Red
- Sabtu, 11 September 2021 | 04:13 WIB

"Ketahanan keluarga tidak hanya tentang kemampuan mengatasi rintangan, tetapi juga mempertahankan kehidupannya agar tetap bermakna"

PEW Research Center, sebuah lembaga survei publik yang berkantor di Washington Amerika Serikat, mencoba mencari tahu tentang bagaimana Covid-19 berpengaruh (atau tidak) terhadap perkembangan religiusitas dan hal lain yang terkait dengannya.

Survei dilakukan terhadap masyarakat di 14 negara maju secara ekonomi seperti Spanyol, Italia, Inggris, Amerika, Belgia, Jepang, Korea dan lainnya.

Ada 3 dari 10 orang di Amerika (28 %) dilaporkan memiliki peningkatan keyakinan keimanan ketika pandemi melanda. Di bawahnya, ada Spanyol (16 %), Italia (15%), Kanada (10%) dan seterusnya.

Rata-rata, di 14 negara maju itu, ada 1 orang yang merasa meningkat keimanannya setelah pandemi mendera. Pada survei yang dirilis 22 Januari 2021 tersebut, mayoritas dari negara yang disurvei menyatakan bahwa tidak ada perubahan signifikan dalam konteks keberimanan mereka.

Sebanyak 68% orang Amerika tidak merasa ada perubahan (penambahan) iman setelah ada pandemi. Hampir semua orang Denmark (92%) mengatakan hal yang sama. Jika dirata-rata, 85% penduduk di 14 negara ekonomi maju mengatakan tidak ada perubahan iman mereka ketika ada pandemi.

Berbeda halnya dengan persepsi mereka terhadap keimanan, perubahan terjadi pada penguatan ikatan keluarga. 42% orang Spanyol mengatakan ikatan mereka dengan keluarga inti menjadi lebih kuat sebagai akibat wabah.

Rata-rata, 3 dari 10 orang di 14 negara itu mengatakan ada relasi yang lebih intim di antara anggota keluarga mereka ketika dilanda Covid-19.

Hanya 8% yang mengatakan hal sebaliknya, Covid-19 memperlemah ikatan keluarga. Jika pada aspek yang berkaitan dengan relasi privat tidak ada perubahan secara signifikan, lain halnya dengan persepsi tentang aktivitas yang berdimensi sosial dalam lingkup yang paling kecil.

Pandemi menambah modalitas secara sosial yang sejatinya juga berpotensi untuk membangun kekuatan dan ketahanan dalam keluarga.

Halaman:

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

PON 20 Papua Membuka Mata, Telinga dan Hati

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 23:42 WIB

Kemandirian dan Menjaga Marwah Santri

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 00:10 WIB

Hikmah Covid-19 bagi Kehidupan Santri

Jumat, 22 Oktober 2021 | 23:06 WIB

Menggerakkan MGMP melalui Spirit 'MGMP'

Senin, 18 Oktober 2021 | 12:23 WIB

Aksi Kita adalah Masa Depan Kita

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 21:36 WIB

Masjid dan Peran Memakmurkan Umat

Selasa, 5 Oktober 2021 | 13:31 WIB

Aspek Hukum Arisan Online

Jumat, 24 September 2021 | 00:30 WIB

Mengganti Beban Pembiayaan BLBI

Jumat, 24 September 2021 | 00:10 WIB

Antusiasme Menyambut Kompetisi Liga 3

Jumat, 24 September 2021 | 00:00 WIB

Memindai Cermin Kota Kudus

Kamis, 23 September 2021 | 11:36 WIB

Indonesia Diuji dalam Ketegangan AUKUS

Kamis, 23 September 2021 | 01:28 WIB

Mewujudkan Sekolah Tatap Muka Aman

Kamis, 23 September 2021 | 01:25 WIB

Keterampilan dan Kompetensi Abad 21

Kamis, 23 September 2021 | 01:16 WIB

Maksimalkan Efektivitas Blended Learning

Rabu, 22 September 2021 | 01:11 WIB

Gernas BBI Jangan Hanya Seremonial

Rabu, 22 September 2021 | 01:08 WIB

Mahasiswa Merdeka

Rabu, 22 September 2021 | 01:03 WIB

Penguatan Imunitas Usaha Koperasi

Selasa, 21 September 2021 | 00:32 WIB
X