Menjaga Kohesi Pascapandemi

- Jumat, 10 September 2021 | 09:48 WIB
Tedi Kholiludin, Sosiolog Unwahas. (suaramerdeka.com / dok)
Tedi Kholiludin, Sosiolog Unwahas. (suaramerdeka.com / dok)

PEW Research Center, sebuah lembaga survei publik yang berkantor di Washington Amerika Serikat, mencoba mencari tahu tentang bagaimana Covid-19 berpengaruh (atau tidak) terhadap perkembangan religiusitas dan hal lain yang terkait dengannya.

Survei dilakukan terhadap masyarakat di 14 negara maju secara ekonomi seperti Spanyol, Italia, Inggris, Amerika, Belgia, Jepang, Korea dan lainnya.

Tiga dari 10 orang di Amerika (28 persen) dilaporkan memiliki peningkatan keyakinan keimanan ketika pandemi melanda.

Di bawahnya, ada Spanyol (16 persen), Italia (15 persen), Kanada (10 persen) dan seterusnya.

Rata-rata, di 14 negara maju itu, ada 1 orang yang merasa meningkat keimanannya setelah pandemi mendera.

Pada survey yang dirilis 22 Januari 2021 tersebut, mayoritas dari negara yang disurvei menyatakan bahwa tidak ada perubahan signifikan dalam konteks keberimanan mereka.

68 persenorang Amerika tidak merasa ada perubahan (penambahan) Iman setelah ada pandemi.

Hampir semua orang Denmark (92 persen) mengatakan hal sama.

Jika dirata-rata, 85 persen penduduk di 14 negara ekonomi maju mengatakan tidak ada perubahan Iman mereka ketika ada pandemi.

Beda halnya dengan persepsi mereka terhadap keimanan, perubahan terjadi pada penguatan ikatan keluarga. 42 persenorang Spanyol mengatakan ikatan mereka dengan keluarga inti menjadi lebih kuat sebagai akibat dari wabah.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Seriuskah Kawasan Industri Terpadu Batang?

Sabtu, 17 September 2022 | 08:43 WIB

Jokowi Ngamuk Lagi, Karena Ulah Imigrasi

Rabu, 14 September 2022 | 07:31 WIB

Menjaga Relasi, Memupuk Kolaborasi

Rabu, 14 September 2022 | 01:34 WIB

Kenaikan Harga BBM, Solusi atau Beban untuk Masyarakat?

Senin, 12 September 2022 | 08:48 WIB

Mungkinkah Kenaikan BBM Direvisi ?

Kamis, 8 September 2022 | 08:56 WIB

Jangan Ada Lagi Politik Identitas dan Politisasi Agama

Minggu, 21 Agustus 2022 | 21:32 WIB

RUU KIA dan Peran Negara untuk Perempuan

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 10:05 WIB

Kiai NU dan Kretek

Rabu, 10 Agustus 2022 | 15:26 WIB

Mengapa BUMN Membentuk Holding?

Minggu, 17 Juli 2022 | 08:38 WIB

Pancasila dan Ancaman Pengasong Khilafah

Jumat, 8 Juli 2022 | 13:46 WIB

Pemuda Pancasila dan Rumah Kemartabatan

Kamis, 7 Juli 2022 | 23:18 WIB

Mencari Format Ideal Penjabat Kepala Daerah

Rabu, 6 Juli 2022 | 22:12 WIB

Keragaman Lebah, Pangan dan Manusia

Minggu, 22 Mei 2022 | 22:18 WIB

Buku dan Literasi Indonesia

Selasa, 17 Mei 2022 | 18:38 WIB

Semarang Menuju Kota Megapolitan

Selasa, 10 Mei 2022 | 15:51 WIB

Punjungan

Minggu, 1 Mei 2022 | 14:30 WIB
X