Kemenpora Janjikan Greysia-Apriyani jadi PNS Tanpa Tunjangan Hari Tua

- Sabtu, 7 Agustus 2021 | 16:53 WIB
Greysia Polii/Apriyani Rahayu
Greysia Polii/Apriyani Rahayu

JAKARTA, suaramerdeka.com - Status PNS peraih medali olimpiade merupakan komitmen Kemenpora untuk menjamin kesejahteraan hidup para atlet di masa pensiun.

Para atlet yang sudah berjuang di Olimpiade Tokyo 2020 akan mendapatkan peluang menjadi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenpora atau anggota TNI/Polri sebagai jaminan kehidupan jangka panjang.

Namun, Kemenpora tidak akan lagi memberikan tunjangan hari tua kepada peraih medali Olimpiade Tokyo 2020. Mereka akan menjadikan peraih medali di ajang tersebut sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

Seperti diketahui, Pasangan ganda puteri Greysia Polii/Apriyani Rahayu mempersembahkan emas di Olimpiade Tokyo 2020. Selain Greysia/Apriyani, empat atlet juga mempersembahkan medali di Olimpiade 2020 yakni Eko Yuli Irawan (perak), Windy Cantika (perunggu), Rahmat Erwin Abdullah (perunggu), dan Anthony Ginting (perunggu).

Baca Juga: Vaksinasi Jateng Baru 18 Persen, Ganjar Minta Menkes Akselerasi Vaksin

Seperti sudah dijanjikan sebelumnya, Sekretaris Kemenpora Gatot Dewa Broto mengatakan atlet peraih medali di Olimpiade 2020 akan mendapatkan bonus. Rinciannya adalah peraih emas akan mendapatkan Rp 5 miliar, perak Rp 2 miliar, dan perunggu Rp 1 miliar.

"Bonus sesuai janji pemerintah, jumlahnya tidak beda dengan Olimpiade 2016," ucap Gatot seperti dikutip dari Katadata.co.id, Jumat (6/9).

Perbedaan bonus terletak pada tunjangan hari tua. Sebagai informasi, atlet yang berhasil meraih medali di Olimpiade 2016 mendapatkan tunjangan hari tua per bulannya. Kemenpora menjanjikan tunjangan Rp 20 juta per bulan untuk peraih emas, Rp 15 juta untuk peraih perak, dan Rp 10 juta untuk peraih perunggu.

Namun, Gatot mengatakan dengan menjadikan peraih medali Olimpiade Tokyo 2020 sebagai PNS maka secara otomatis mereka akan mendapatkan uang pensiun. Gatot menolak menjawab berapa besaran uang pensiun atau tunjangan hari tua yang akan diberikan kepada para atlet peraih medali di Tokyo.

"Mereka sejak (Surat Keputusan Kemenpora) 2019 sudah menjadi aparatur sipil negara (ASN) Kemenpora, jadi selepas itu sudah pasti mendapat tunjangan hari tua," jelasnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Kata Data

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X