Semar Ikut Menjadi KPPS

- Rabu, 27 Juni 2018 | 22:00 WIB
Foto: KPPS TPS 14 Lingkungan Berokan berpakaian pemain ketoprak dan Semar tengah menghitung suara disaksikan warga dan perwakilan saksi, Rabu (27/6) siang.  (suaramerdeka.com/Ranin Agung)
Foto: KPPS TPS 14 Lingkungan Berokan berpakaian pemain ketoprak dan Semar tengah menghitung suara disaksikan warga dan perwakilan saksi, Rabu (27/6) siang. (suaramerdeka.com/Ranin Agung)

BAWEN, suaramerdeka.com - Tokoh wayang Semar, ikut menjadi KPPS di TPS 14 Lingkungan Berokan RT 03 RW VI Kecamatan Bawen. Tidak hanya Semar, ketua dan anggota KPPS di sana pun mengenakan pakaian pemain ketoprak. Ide TPS Ketoprak sengaja diwujudkan, karena Lingkungan Berokan memang dikenal dengan Kampung Ketoprak.

“Kami tidak mengeluarkan uang untuk menyewa semua kostum ini. Karena seluruhnya sudah tersedia,” kata Ketua KPPS TPS 14 Lingkungan Berokan, Dwi Prasetyo, Rabu (27/6).

Menurutnya, tokoh Semar memang dipakai oleh KPU Jawa Tengah sebagai maskot Pilgub 2018. Menyusul Semar dikenal sebagai penasihat para kesatria. Terlepas dari itu, Prasetyo dan warga setempat yakin dengan berkostum ketoprak dapat menumbuhkan minat pemilih Pilgub 2018 untuk datang ke TPS.

“Selain itu, kita ingin nguri-uri budaya Jawa. Kami bersama warga pun bangga dengan ketoprak,” tandasnya.

Terpisah, Ketua KPU Kabupaten Semarang Guntur Suhawan mengatakan, berdasarkan pantauan di seluruh wilayah pelaksanaan pemungutan hingga penghitungan suara di tingkat TPS Pilgub 2018 berjalan lancar.

“Posisi surat suara mayoritas sudah bergeser ke tingkat desa/kelurahan. Kalaupun ada kekurangan sedikit dalam pelaksanaan bisa diantisipasi,” kata Guntur.

Ketika ditanya capaian prosentase partisipasi pemilih yang ditargetkan 77,5 persen, ia menyebutkan, dari uji sampel memang sepintas terpantau masih belum terpenuhi. Akan tetapi, dirinya menandaskan bila KPU Kabupaten Semarang sudah maksimal dalam mewujudkan Pilgub Jateng 2018 yang bermartabat.

Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Semarang, Guntur menghimbau apapun hasilnya harus dihormati bersama.

“Tidak perlu diramai-ramaikan, dipersoalkan. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, dan masyarakat sudah menggunakan hak pilihnya,” tegas dia.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan

Tags

Terkini

X