Belum Berhasil Persembahkan Medali Olimpiade, Deni Minta Maaf

- Senin, 26 Juli 2021 | 11:32 WIB
Deni saat beraksi di Olimpiade Tokyo 2020. (suaramerdeka.com / dok)
Deni saat beraksi di Olimpiade Tokyo 2020. (suaramerdeka.com / dok)

Deni mengaku sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa memberikan yang terbaik.

"Saya pas mau angkatan kedua mau totalitas cuman ada yang dirasa. Kalau cuma kayak tangan sekarang habis itu masih bisa di tahan tapi kalau yang di dalam itu saya tidak berani juga maksa. Takut something happen. Nggak ada yang saya kejar juga. Bukannya mau aman juga," katanya lagi.

Dia juga mengungkapkan dirinya sudah mencapai peak performance pada Juni akhir dengan angkatan Snatch 140 kg dan Clean and Jerk 170 kg. Namun, setelah itu berbagai kendala dialaminya.

"Di Juli itu ada kendala pandemi Covid-19 dimana latihan yang tadinya dua kali menjadi satu kali. Ada tiga sampai empat hari saya tidak latihan. Kedua,  cedera lama saya kambuh lagi dan terbawa sampai pertandingan," jelasnya.

Apa yang disampaikan Deni dibenarkan pelatih Lukman.  Menurutnya, bukan hanya faktor persiapan Deni sangat singkat tetapi juga cedera sangat mempengaruhi penampilannya.

"Kegagalan Deni tidak mencapai target  prestasi angkatan Total, karena faktor cedera lama pada paha kanannya kambuh lagi. Makanya, ketika dia berdiri merasa sakit pada angkatan Clean and Jerk. Akibatnya, dia tidak mampu 2 kali menyelesaikan angkatan Clean & Jerk 171 Kg," ujar Lukman.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Media Sosial Jadi Sarana Efektif Promosi PON XX Papua

Kamis, 14 Oktober 2021 | 22:32 WIB
X