Perak Olimpiade Tokyo 2020 Bawa Eko Yuli Irawan Catat Sejarah

- Senin, 26 Juli 2021 | 06:45 WIB
Eko Yuli Irawan./tangkapan layar TVRI
Eko Yuli Irawan./tangkapan layar TVRI

TOKYO, suaramerdeka.com - Lifter andalan Indoneia, Eko Yuli Irawan meraih sukses saat tampil pada cabang olahraga angkat besi Olimpiade 2020 Tokyo.

Di penampilan keempatnya, Eko kembali mempersembahkan medali perak dengan total angkatan 302 kg. 

Dengan medali perak itu, Eko Yuli bukan hanya menyamai prestasi yang diraih pada Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.

Tetapi, Eko Yuli juga mencatat sejarah satu-satunya atlet Indonesia yang meraih medali pada empat penampilan beruntun di Olimpiade.

Baca Juga: Tampil Luar Biasa, Robert Lewandowski Jadi Pemain Terbaik Jerman 2021

Sebelumnya, dia meraih medali perunggu di Olimpiade 2008 Beijing, dan Olimpiade 2012 London.

Bertanding di Tokyo International Forum Hall, Jepang, Minggu (26/07/2021), Eko Yuli Irawan yang berada di puncak starting list melakukan angkatan pertama untuk Snatch 137kg. 

Pada angkatan kedua, Eko mencoba menaikkan beban menjadi 141kg. Namun, dia gagal melakukannya. Begitu juga pada angkatan ketiga dengan beban yang sama.

Angkatan Snatch Eko ini terpaut 4 kg dari rival terberatnya, Li Fabin dari China.  Padahal, Li Fabin sempat gagal pada angkatan pertama dengan beban 137 kg.

Baca Juga: Tabung Oksigen dari Danrem 081/DSJ dan Dirut PT Exindo 57 Selamatkan Bayi di Puskesmas Ngluyu

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tangis Haru Warnai Pelepasan Muaythai ke PON

Minggu, 19 September 2021 | 21:25 WIB

Pecatur Semarang Siap Persembahkan Emas di PON XX Papua

Minggu, 19 September 2021 | 18:42 WIB

Joko Pranawa Adi Pimpin ABTI Jateng Periode 2021-2025

Sabtu, 18 September 2021 | 19:23 WIB

Kejuaraan Berkuda Equestrian Harus Dipacu

Sabtu, 18 September 2021 | 18:35 WIB

Selain Covid 19, Malaria Juga Perlu Diwaspadai Saat PON

Jumat, 17 September 2021 | 21:20 WIB

Atlet Menembak PON Sukses di Kazakhstan

Jumat, 17 September 2021 | 13:51 WIB

PON XX Papua: Adaptasi Venue Jadi Kendala Roller

Kamis, 16 September 2021 | 21:34 WIB
X