Dua Pertiga Warga Jepang Ragu Olimpiade Tokyo Aman dari Covid-19

- Senin, 19 Juli 2021 | 14:23 WIB
Logo Olimpiade Tokyo/Foto Istimewa
Logo Olimpiade Tokyo/Foto Istimewa



JAKARTA, suaramerdeka.com - Dua pertiga warga di Jepang tidak percaya negaranya dapat menjadi tuan rumah Olimpiade yang aman dan terjamin di tengah pandemi virus corona, menurut sebuah survei yang diterbitkan oleh surat kabar Asahi, hanya empat hari sebelum upacara pembukaan acara olahraga multievent dunia itu di Tokyo.

Dalam survei tersebut, dikutip dari Reuters, Senin, sebanyak 68 persen responden menyatakan keraguaan tentang kemampuan penyelenggara Olimpiade untuk mengendalikan kasus COVID-19, dengan 55 persen mengatakan mereka menentang Olimpiade yang akan berlangsung.

Sementara, tiga perempat dari 1.444 orang dalam survei telepon itu mengatakan mereka setuju dengan keputusan untuk menggelar Olimpiade tanpa penonton.

Baca Juga: Masih Ada 4,02 Persen Masjid yang Akan Menggelar Salat Idul Adha

Seiring dengan meningkatnya kasus COVID-19 di Tokyo, yang memaksa pemerintah untuk membuat kebijakan darurat COVID-19 keempat, kekhawatiran masyarakat meningkat terhadap penyelenggaraan acara yang membawa puluhan ribu atlet, ofisial dan jurnalis luar negeri ke ibu kota Jepang itu.

Panitia Penyelenggara Olimpiade, Minggu, melaporkan kasus COVID-19 pertama di antara para atlet di Kampung Atlet Olimpiade di Tokyo, sehingga jumlah total kasus yang terkait dengan Olimpiade menjadi sedikinya 10.

Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach berharap publik Jepang dapat mendukung Olimpiade begitu pertandingan dimulai dan ketika atlet Jepang mulai memenangkan medali.

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Eksebisi PON XX Papua: Kick Boxing Jateng Tunjukkan Taji

Jumat, 24 September 2021 | 10:48 WIB

Tangis Haru Warnai Pelepasan Muaythai ke PON

Minggu, 19 September 2021 | 21:25 WIB

Pecatur Semarang Siap Persembahkan Emas di PON XX Papua

Minggu, 19 September 2021 | 18:42 WIB
X