Jateng Terbuka Batal, Salatiga Ubah Program Latihan Kualifikasi Porprov

- Rabu, 14 Juli 2021 | 19:40 WIB
LATIHAN: Tim Pra Porprov Kota Semarang, sedang berlatih di Stadion Sidodadi, Semarang. (Didik SP)
LATIHAN: Tim Pra Porprov Kota Semarang, sedang berlatih di Stadion Sidodadi, Semarang. (Didik SP)

SALATIGA, suaramerdeka.com - KONI Salatiga harus merubah program latihan para atletnya, untuk menghadapi babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2022 cabang atletik.

Sebab, kejuaraan nasional Jateng Terbuka yang sedianya dijadikan babak kualifikasi Porprov pada akhir Juli nanti, dibatalkan gara-gara wabah virus korona yang masih tinggi di Indonesia.

Ketua KONI Salatiga Agus Purwanto mengatakan, para atlet Salatiga sebenarnya sudah siap mengikuti babak kualifikasi atletik itu. Sayangnya, kejuaraan harus dibatalkan, sehingga program latihan atletnya harus diubah lagi.

Baca Juga: Indonesia Terima 3,476 Juta Vaksin AstraZeneca, Kesehatan dan Keselamatan Rakyat Jadi Prioritas

"Sebenarnya kami menyayangkan pembatalan itu Jateng terbuka itu. Tetapi kami memahami karena situasi tidak memungkinkan karena kasus penularan virus korona (Covid-19) masih tinggi. Kita harus mendukung program pemerintah dalam rangka protokol kesehatan agar kasus Covid-19 menurun," katanya.

Menurut Agus, dalam latihan selama ini, puncak penampilan atletnya diharapkan terjadi pada Jateng Open itu. Harapannya banyak atlet Salatiga yang lolos Porprov. Sebab pintu gerbang Porprov adalah babak kualifikasi itu.

"Atletik termasuk salah satu cabang unggulan Salatiga di Porprov nanti. Pada Porprov 2018 lalu, cabang ini menyumbang tujuh emas," ucapnya.

Agus berharap para atletnya tetap semangat meski Jateng Terbuka ini dibatalkan. Program latihan pun harus diubah, meski tidak mudah. Sebab, belum ada agenda kejuaraan lagi yang harus dihadapi. Sehingga, perlu strategi dan motivasi para atlet agar tetap terjaga.

Baca Juga: Vaksinasi Masyarakat Umum di Blora Masih Rendah, Per Hari Hanya 6.441 Orang

"Selama pandemi ini, tidak ada kejuaraan sama sekali khususnya untuk kelompok senior. Kami berharap para pengurus cabang olahraga menggelar tes prestasi internal untuk mengukur perkembangan latihan selam ini. Dengan cara itu, diharapkan para atlet tidak jenuh," tandasnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Eksebisi PON XX Papua: Kick Boxing Jateng Tunjukkan Taji

Jumat, 24 September 2021 | 10:48 WIB

Tangis Haru Warnai Pelepasan Muaythai ke PON

Minggu, 19 September 2021 | 21:25 WIB

Pecatur Semarang Siap Persembahkan Emas di PON XX Papua

Minggu, 19 September 2021 | 18:42 WIB

Joko Pranawa Adi Pimpin ABTI Jateng Periode 2021-2025

Sabtu, 18 September 2021 | 19:23 WIB
X