Bamsoet: Papan Catur Ajarkan Pembelajaran Politik

- Senin, 14 Juni 2021 | 18:00 WIB
 Turnamen Catur Indonesia Master Tahun 2021 (suaramerdeka.com/dok)
Turnamen Catur Indonesia Master Tahun 2021 (suaramerdeka.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pertandingan catur di mana mematikan langkah, mengepung dan mencegah lawan secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi, penting dipelajari. Apalagi, Pemilihan Umum Presiden sudah di depan mata.

"Jadi perlu pembelajaran politik melalui papan catur," kata Ketua MPR RI Bambang Soesatyo di Media Center MPR RI, Senayan, Jakarta (14/6).

Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers Turnamen Catur Indonesia Master Tahun 2021. Turnamen tersebut memperebutkan Piala Bergilir Ketua MPR RI dan Piala Tetap Menteri Pemuda dan Olah Raga RI. Menurutnya, dalam catur juga akan dapat mempelajari cara menjepit dan menyudutkan raja.

"Termasuk menyikut menteri, merobohkan benteng dan banyak ilmu-ilmu yang dapat dipelajari dalam catur. Apalagi, catur adalah cabang olah raga yang telah membawa Indonesia di tingkat dunia," ujarnya.

Baca Juga: Ledakan Kasus Covid-19 Jadi Pelajaran untuk Perbaiki Sistem Pengendalian

Dikatakan, tidak sedikit grand master (GM) yang mengharumkan Indonesia ke kancah internasional. Namun karena saat ini Indonesia masih dicekam oleh pandemi Covid-19, lanjutnya, maka peserta, penyelenggara dan penonton harus tetap waspada dan mengikuti protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

"Saya berharap, turnamen akan meningkatkan minat anak muda. Selain itu, banyak menjadi GM menyusul para seniornya. Setidaknya, turnamen akan diikuti oleh empat orang GM Internasional dan 17 orang Master Internasional," tandas Ketua MPR.

Sedangkan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) GM Utut Adianto mengatakan, turnamen tersebut adalah turnamen besar pertama yang diselenggarakan di masa pandemi Covid-19 secara tatap muka. Sedianya, turnamen akan diselenggarakan pada Oktober tahun lalu.

"Namun saya tidak memperkenankan karena terlalu rawan. Kalau sekarang berani kita selenggarakan karena turnamen tersebut penting. Yang kedua adalah sudah relatif menjaga protokol kesehatan dan peserta sudah semuanya divaksin," tegasnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lima Cabang Olahraga PON Jateng TC di Salatiga

Jumat, 23 Juli 2021 | 19:17 WIB

Forki Salatiga Siap Ikuti Kejurprov Karate

Kamis, 22 Juli 2021 | 18:56 WIB

Rencana Petinju PON TC di Luar Jawa Tengah Ditunda

Minggu, 18 Juli 2021 | 20:05 WIB
X