Indonesia Genggam 11 Emas Asian Youth Paragames di Dubai

Andika
- Rabu, 13 Desember 2017 | 18:36 WIB
KONTINGEN: Perenang Indonesia Syuci Wulandari (tengah) bersama komandan kontingen Sapta Kunta Purnama (kiri) dan beberapa ofisial. (suaramerdeka.com / dok)
KONTINGEN: Perenang Indonesia Syuci Wulandari (tengah) bersama komandan kontingen Sapta Kunta Purnama (kiri) dan beberapa ofisial. (suaramerdeka.com / dok)

SOLO, suaramerdeka.com - Sebanyak 11 medali emas, delapan perak dan tiga perunggu digenggam tim National Paralympic Committee (NPC) Indonesia pada Asian Youth Paragames 2017 di Dubai, hingga Rabu (13/12) siang. Simbol-simbol juara tersebut diraih dari cabang renang, atletik, angkat berat dan tenis meja.

Perenang muda Syuci Indriani merebut tiga medali emas dan sekeping perak di kelas S14. Emas dia raih dari nomor 200 meter gaya bebas, 200 meter gaya ganti dan 100 meter gaya bebas. Sedangkan perak disabet dari nomor 100 meter gaya punggung. "Catatan waktu Syuci di gaya bebas dua menit 24,98 detik (2.24,98) dan di gaya ganti 2.42," kata Chief de Mission (Komandan Kontingen) Indonesia, Sapta Kunta Purnama melalui pesan singkat seluler dari Dubai.

Dari lintasan atletik, kontingen Merah Putih meraih dua emas, dua perak dan satu perunggu. Simbol gelar juara digenggam sprinter Karisma Evi Tiarani di nomor 100 meter T 42 dan Sholikatun di nomor 200 meter T42. Sapto Yoga Purnomo meraih perak 100 dan 200 meter T28, serta Figo Saputra perunggu 100 meter T47.

Di cabang tenis meja, medali emas diraih Hana Resti (tunggal putri TT9), Hana/Sella Dwi Radayana (tim putri TT9), serta Banyu Trimulyo/Jason Georly (tim putra). Selain itu, Sella meraih perak tunggal putri TT9, serta Ikshan merebut perunggu di nomor tunggal putra.

Di bagian lain, bulutangkis menghasilkan tiga emas, dua perak dan satu perunggu. Emas diperoleh Khalimatus Sadiyah di nomor tunggal putri SL4, Hikmat Ramdani (tunggal putri SU5), serta duet Khalimatus/Hikmat di kelas ganda SL3-SU5.

Perak bulutangkis direbut Dheva (tunggal putra SU5) dan Warnining (tunggal putri SU5), serta perunggu Adinda (tunggal putri SL4). Sementara lifter Nurul Amalliyah menggenggam medali perak kelas 41 kg putri. "Jumlah medali emas kemungkinan besar masih akan terus bertambah, karena beberapa atlet saat ini lolos menuju ke final pada beberapa cabang yang digelutinya," tutur Sapta.

Editor: Andika

Terkini

X