Borobudur Dualthon Gairahkan Sport Tourism Jateng-DIY

- Minggu, 30 Mei 2021 | 09:20 WIB
Peserta dan penyelenggara Borobudur Dualthon berfoto bersama di area Candi Borobudur usai menyelesaikan kegiatan. (SM/Asef F Amani) (Asef Amani)
Peserta dan penyelenggara Borobudur Dualthon berfoto bersama di area Candi Borobudur usai menyelesaikan kegiatan. (SM/Asef F Amani) (Asef Amani)


MAGELANG, suaramerdeka.com - Gelaran Borobudur Dualthon sukses digelar dengan 91 peserta baik dari lokal Jawa Tengah, Jogjakarta, maupun sampai luar daerah.

Mereka berlomba dari garis start di Malioboro Jogja hingga finish di Candi Borobudur, Sabtu (29/5).

Event yang diadakan Masyarakat Sadar Wisata (Masata) ini menggabungkan olahraga bersepeda dan lari dengan jarak tempuh sekira 45 kilometer.

Baca Juga: Brentford Promosi ke Liga Inggris, Kalahkan Swansea di Play-off

Acara ini bertujuan membangkitkan semangat pariwisata berbasis olahraga (sport tourism), terutama di Jateng dan DIY.

Para peserta start dengan bersepeda dari Malioboro menuju ke arah Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman untuk melewati Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo.

Kemudian meneruskan perjalanan ke Kecamatan Kalibawang dan lambat laun tiba di Samudra Raksa, gerbang masuk menuju Candi Borobudur.

Baca Juga: MotoGP Italia: Fabio Quartararo Raih Start Terdepan

Ketika mendekati lokasi terakhir, mereka berlari menuju garis finis yang ada di area Candi Borobudur.

Ketua DPP Masata, Panca R Marungu mengatakan, dualthon ini adalah yang kedua kali setelah acara serupa digelar di Likupang, Sulawesi Utara.

Jumlah peserta Borobudur Dualthon sejumlah 91 orang dengan membagi tiga gelombang keberangkatan, karena mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

"Kami memilih Borobudur karena memang kita lihat di Jawa itu mobilisasi terstrukturnya lebih mudah. Kemudian nanti di daerah lima super prioritas lainnya seperti Labuan Bajo, Danau Toba, dan Mandalika," ujarnya.

Panca menerangkan, rute dualthon Borobudur dan Likupang memiliki karakter yang berbeda.

Menurutnya, di Likupang memang destinasi wisata tidak sebanyak di Borobudur, tetapi jalannya sudah bagus, dan garis finisnya di pantai pasir putih.

"Kita selalu membuat finisnya itu monumental. Rencananya dua, tiga bulan akan buat di Mandalika. Di sana yang monumentalnya adalah dibangun sirkuit MotoGP dan nanti pesertanya saat baru selesai pembangunan langsung merasakan, tapi pakai sepeda," katanya.

Sementara itu, Direktur Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB), Indah Juanita mengapresiasi inisiasi-inisiasi dari pelaku pariwisata yang diharapkan bisa berkelanjutan dan menimbulkan efek berlapis-lapis bagi wilayah Jogja-Solo-Semarang (Joglosemar).

Sehingga, perekonomian bergerak dan kepariwisataan naik lagi.

"Kami memang minta rutenya sampai ke sana sini (Malioboro-Nanggulan-Borobudur), karena kita harus bisa memperkenalkan destinasi-destinasi pariwisata. Potensi-potensi wisata yang ada di DIY dan Jateng ini perlu diperkenalkan oleh hal-hal seperti ini," jelasnya.

Mengenai sport tourism, Indah menilai perkembangannya luar biasa dan berencana menjalin kerja sama dengan setiap kabupaten di Jateng dan DIY, untuk menyelenggarakan kegiatan seperti Borobudur Dualthon secara berkesinambungan.

"Nanti kita evaluasi, apakah setelah penyelenggaran ini adalah baik, terus bisa ditingkatkan, ada catatan apa, nanti ke depan bisa kita lakukan lagi dengan minimum seperti ini, harus lebih baik lagi ke depannya," ungkapnya.

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tangis Haru Warnai Pelepasan Muaythai ke PON

Minggu, 19 September 2021 | 21:25 WIB

Pecatur Semarang Siap Persembahkan Emas di PON XX Papua

Minggu, 19 September 2021 | 18:42 WIB

Joko Pranawa Adi Pimpin ABTI Jateng Periode 2021-2025

Sabtu, 18 September 2021 | 19:23 WIB

Kejuaraan Berkuda Equestrian Harus Dipacu

Sabtu, 18 September 2021 | 18:35 WIB

Selain Covid 19, Malaria Juga Perlu Diwaspadai Saat PON

Jumat, 17 September 2021 | 21:20 WIB

Atlet Menembak PON Sukses di Kazakhstan

Jumat, 17 September 2021 | 13:51 WIB

PON XX Papua: Adaptasi Venue Jadi Kendala Roller

Kamis, 16 September 2021 | 21:34 WIB

PON XX Papua: Jateng Targetkan Raih 45 Medali Emas

Kamis, 16 September 2021 | 11:12 WIB
X