Belasan Pasien Ikuti Operasi Bibir Sumbing Gratis

Biro Muria
- Minggu, 4 April 2021 | 18:18 WIB
Operasi bibir sumbing yang digelar RSA dan Djarum Foundation, akhir pekan lalu. (suaramerdeka.com/Anton WH)
Operasi bibir sumbing yang digelar RSA dan Djarum Foundation, akhir pekan lalu. (suaramerdeka.com/Anton WH)

KUDUS, suaramerdeka.com - Sebanyak 17 orang penderita bibir sumbing, Sabtu (3/4) mengikuti operasi gratis yang digelar Rumah Sakit Aisyiyah (RSA) Kudus. Kegiatan yang dihelat bekerjasama dengan Djarum Foundation dan Yayasan Permata Sari Semarang itu kini telah memasuki tahun kedelapan.

Menurut Direktur RSA dr Hilal Aryadi, penyelenggaraan tahun ini dilaksanakan dalam suasana pandemi sehingga pihaknya melakukan sejumlah skrining yang ketat, baik pasien yang akan dioperasi maupun tim medis dan paramedis. Sebelum kegiatan, mereka wajib mendapat rapid antibodi dan antigen.

''Jumlah pendaftar sebanyak 29 pendaftar namun setelah dilaksanakan skrining, jumlah peserta operasi bibir sumbing ini tinggal 17 orang peserta,'' katanya.

Calon peserta operasi di-skrining terlebih dahulu pada hari Jumat (2/4) dengan sejumlah parameter medis yang telah ditetapkan. Penyeleksian termasuk hasil tes HB, berat badan, usia, kondisi fabio falato, hematokrit, lekosit, trombosit, foto rontgen dada, dan hitung jenis atau diff count. Peserta wajib mengikuti dirapid tes terlebih dahulu di hari yang sama.

Kebijakan lainnya, penunggu hanya diperkenankan satu orang saja dan harus melalui skrining dan standard Prokes

“Salah satu penyebab bibir sumbing karena ibu hamil kekurangan nutrisi, sehingga terbentuk struktur yang kurang sempurna,'' ujarnya.

BACA JUGA : Ratusan Tenaga Kesehatan RS Aisyiyah Divaksin

Ibu hamil yang tidak memeriksakan diri secara rutin selama masa kehamilan turut menjadi penyebab bibir sumbing. Dia mengimbau ibu hamil memeriksakan kandungan secara rutin sehingga asupan vitamin, mineral, dan zinc terpenuhi.

Perwakilan Djarum Foundation, Arvi Oktaviandra mengatakan sejauh ini kerjasama antara pihaknya dan RSA dalam pelaksanaan operasi bibir sumbing. Selama delapan tahun pihaknya bekerjasama dengan RSA dan berjalan dengan baik. Tenaga medis dan para medis yang terlibat di dalamnya berpengalaman dan memperlancar operasi

Halaman:

Editor: Biro Muria

Terkini

Setelah 16 Tahun, Bridge Kembali Masuk Popda

Selasa, 11 Januari 2022 | 10:24 WIB

Edy Rahmayadi Jewer Pelatih Biliar, Ini Penyebabnya

Rabu, 29 Desember 2021 | 11:11 WIB

KONI Jateng Ingin PON Aceh-Sumut Tetap 2024

Selasa, 28 Desember 2021 | 21:08 WIB

Manfaat Olahraga Skipping, Ampuh Menaikkan Tinggi Badan?

Minggu, 26 Desember 2021 | 20:24 WIB

Kejuaraan Pencak Silat AUB Cup: USM Sabet 3 Medali

Kamis, 23 Desember 2021 | 10:36 WIB

Kejurprov Kickboxing Jateng Jaring Atlet Potensial

Minggu, 19 Desember 2021 | 10:28 WIB
X