Gagal total di Denmark Open 2021, Ini Penjelasan PBSI

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 19:49 WIB
Ilustrasi: Lambang PBSI. (foto :PBSI)
Ilustrasi: Lambang PBSI. (foto :PBSI)

Tidak hanya pemain utama, Aryo juga menyoroti susunan pelapis yang sudah tampil baik, namun masih kurang pengalaman untuk berlaga di turnamen tingkat atas.

"Pemain pelapis yang baru main di level Super 1000 beberapa ada yang menunjukkan permainan yang baik. Hanya saja, faktor pengalaman bertanding yang masih kurang, mereka pada poin-poin akhir sering terburu-buru dan banyak melakukan kesalahan sendiri," ujar Aryo.

Baca Juga: Pendapatan Kecil, Guru Honorer Dapat Bantuan Subsidi Bangun Rumah

Ia menilai kurang tenangnya permainan atlet pelapis lebih dikarenakan jam terbang yang masih minim.

Namun sisi positifnya adalah dengan mengikuti Denmark Open, mereka bisa menambah pengalaman bertanding.

"Walaupun kalah, hal itu tetap ada sisi positifnya bagi mereka untuk bisa menambah jam terbang dan pengalaman, karena kalahnya oleh pemain-pemain top level dunia," ungkap Aryo.

Sementara bagi pemain yang performanya dirasa kurang berkembang, Aryo akan menyerahkan evaluasinya kepada pelatih masing-masing agar menemukan celah perbaikan sehingga ke depan bisa bermain lebih optimal.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Debora Mahasiswi USM Juarai Tunggal Putri UM Open

Sabtu, 25 Desember 2021 | 16:13 WIB

Indonesia Resmi Mundur dari Kejuaraan Dunia 2021

Rabu, 8 Desember 2021 | 09:36 WIB
X