Semangat Sumpah Pemuda, Relawan Giatkan Edukasi Protokol Kesehatan

Maya
- Kamis, 29 Oktober 2020 | 13:15 WIB
BAGIKAN FLAYER : Anggota Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 Jateng membagikan flayer edukasi, masker, vitamin, dan hand sanitizer kepada warga di jalan-jalan protokol Kota Semarang, Kamis (29/10). (suaramerdeka.com/M Alfi Makhsun)
BAGIKAN FLAYER : Anggota Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 Jateng membagikan flayer edukasi, masker, vitamin, dan hand sanitizer kepada warga di jalan-jalan protokol Kota Semarang, Kamis (29/10). (suaramerdeka.com/M Alfi Makhsun)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Momen Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober ini, menjadi semangat para anggota Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 Jawa Tengah untuk terus menggiatkan edukasi terkait protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19, Kamis (29/10) pagi. Sasarannya kepada para pengguna jalan di wilayah Kota Semarang dan sekitarnya, yang masih belum mematuhi anjuran pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus yang awal mula ditemukan di Wuhan, China tersebut.

Baca Juga: Hari Sumpah Pemuda, Momentum Menguatkan Persatuan dan Gotong Royong

Baca Juga: Edukasi Protokol Kesehatan, Relawan Indonesia Bersatu Bagi Masker dan Vitamin

Koordinator Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 Jateng, Sulthan Auliya mengungkapkan masih banyak ditemui warga yang tidak memakai masker di wilayah pinggiran Kota Semarang. Beberapa di antaranya yakni orang tua usia 50-70 tahun yang kebanyakan kurang informasi terkait bahaya Covid-19.

''Padahal di usia tersebut paling rentan terpapar Covid-19. Selain itu kami juga memantau di gang-gang kecil masih banyak warga berkerumun tidak mengenakan masker dan minimnya tempat cuci tangan. Untuk itu, dalam momen sumpah pemuda di akhir Oktober ini kami menggiatkan aksi dalam rangka membantu pemutusan rantai penyebaran Covid-19,'' kata Sulthan seusai kegiatan.

Adapun Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 Jateng sudah menggelar aksi rutin setiap bulan sejak April 2020. Selain mengedukasi masyarakat terkait protokol kesehatan, mereka menyalurkan bantuan berasal dari donatur dan para dermawan yang peduli untuk memutus penyebaran Covid-19 di Indonesia.

''Dalam kegiatan kali ini Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 Jateng membagikan 1.500 vitamin, 4.000 botol spray hand sanitizer, 3.000 masker, dan 2.000 lembar imbauan berbentuk flayer edukasi. Pembagian dilakukan para anggota kepada masyarakat khususnya wilayah Kota Semarang dan sekitarnya. Flayer edukasi yang kami bagikan kali ini berjudul 'Jangan Panik Jika Sakit atau Memiliki Gejala Covid-19','' lanjut Sulthan.

Disebutkan gejala umum penularan Covid-19 yang terjadi seperti demam lebih dari 38 derajat celcius, batuk, nyeri otot pilek, diare, sakit tenggorokan, hingga gangguan sesak pernapasan. Jika ada warga yang mengalami gejala tersebut diminta tidak panik dan sampaikan gejala kepada tenaga kesehatan tanpa perlu ada yang disembunyikan.

''Secara terbuka memberi tahu tenaga kesehatan terkait gejala yang dialami akan membantu penanganan medis yang tepat. Tidak setiap orang sakit dengan gejala terinfeksi Covid-19 membutuhkan perawatan di rumah sakit. Jika bergejala ringan, bisa melakaukan isolasi mandiri dengan tinggal di rumah,'' tandas Sulthan.

Halaman:

Editor: Maya

Terkini

Kenangan Bersama Pak Korea, Legenda Basket Jateng

Selasa, 30 November 2021 | 20:54 WIB
X