Fajar Alfian Selebrasi, Balaskan Dendam Provokasi Mathias Boe di Indonesia Open 2017

- Senin, 18 Oktober 2021 | 15:13 WIB
Selebrasi Fajar Alfian setelah berhasil mengalahkan Mathias Christiansen dan Frederik Sogaard dengan skor 21-14 dan 21-14/Instagram @bwf.official
Selebrasi Fajar Alfian setelah berhasil mengalahkan Mathias Christiansen dan Frederik Sogaard dengan skor 21-14 dan 21-14/Instagram @bwf.official




SUARAMERDEKA.COM - Euforia kemenangan tim beregu putra Indonesia di ajang Piala Thomas 2020 masih menggelora.

Setelah 19 tahun lamanya, akhirnya trofi Piala Thomas berhasil kembali ke tangan Indonesia.

Penantian yang sangat lama mengingat bahwa Indonesia terakhir kali memenangkan ajang Piala Thomas pada tahun 2002.

Perhelatan Piala Thomas tentu tak lekang dari momen-momen tak terduga.

Baca Juga: Viral! Oknum Polisi Langgar UU ITE, Ngotot Geledah HP saat Razia

Salah satu momen unik yang terjadi adalah ketika pasangan ganda putra kedua Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto yang berhasil mengalahkan pasangan Denmark di semifinal Piala Thomas 2020.

Fajar/Rian berhasil mengalahkan Mathias Christiansen dan Frederik Sogaard dengan skor 21-14 dan 21-14.

Dengan ini, Fajar/Rian berhasil membawa Indonesia menuju ke partai final Piala Thomas 2020.

Baca Juga: Penentu Kemenangan Piala Thomas 2020, Ini Profil Lengkap Jojo

Selebrasi yang dilakukan oleh Fajar Alfian di akhir pertandingan mengingatkan kita akan selebrasi pemain ganda putra unggulan Denmark pada turnamen Indonesia Open 2017.

Pada saat itu, pasangan Fajar/Rian harus kalah dari pasangan ganda Denmark Mathias Boe dan Carsten Mogensen di turnamen Indonesia Open 2017 yang menyebabkan Fajar/Rian gagal menuju babak final.

Di akhir pertandingan tersebut, Boe melakukan selebrasi dengan menggoyangkan pinggulnya dan mengarahkan kedua tangannya ke atas.

Baca Juga: Daftar Tuan Rumah, Pemenang dan Skor di Piala Thomas dari Tahun 1949-2020

Selebrasi Boe tersebut dinilai sebagai provokasi kepada Indonesia.

Selebrasi Boe itu kemudian dibalaskan oleh Kevin Sanjaya di China Open 2018 ketika melawan Denmark.

Lalu, akhirnya Fajar Alfian berhasil membalasnya sendiri melalui pertandingannya melawan Denmark di babak semifinal Piala Thomas 2020.

Para penggemar menganggap selebrasi yang dilakukan Fajar merupakan balas dendamnya kepada Denmark di Indonesia Open lalu.

Baca Juga: Hadapi Ancaman Gelombang Ketiga, Seluruh Elemen Bangsa Harus Disiplin Prokes

Bukan hanya itu, kemenangan Indonesia atas Denmark di semifinal Piala Thomas 2020 juga menjadi ajang balas dendam setelah pada tahun 2016, Indonesia harus kalah di babak final di acara yang sama yaitu Piala Thomas 2016 oleh Denmark.

Kemenangan Denmark di Piala Thomas 2016 merupakan kemenangan pertamanya sejak kejuaraan Piala Thomas pertama kali digelar.

 

(Mg1)***

Halaman:
1
2
3

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Debora Mahasiswi USM Juarai Tunggal Putri UM Open

Sabtu, 25 Desember 2021 | 16:13 WIB

Indonesia Resmi Mundur dari Kejuaraan Dunia 2021

Rabu, 8 Desember 2021 | 09:36 WIB
X