Ini Sanksi WADA ke Indonesia sehingga Bendera Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas

- Senin, 18 Oktober 2021 | 13:27 WIB
Momen saat Indonesia mengangkat trofi Piala Thomas 2020. (Twitter @BadmintonTalk)
Momen saat Indonesia mengangkat trofi Piala Thomas 2020. (Twitter @BadmintonTalk)

AARHUS, suaramerdeka.com - Setelah menunggu 19 tahun, akhirnya Minggu, 17 Oktober 2021, Indonesia berhasil memenangi kejuaraan Piala Thomas 2020 yang diselenggarakan di Aarhus, Denmark.

Walau menjuarai Piala Thomas, namun Indonesia sedikit bersedih karena Bendera Merah Putih dilarang berkibar di podium dan diganti dengan bendera PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia.

Larangan itu merupakan sanksi dari WADA (World Anti-Doping Agency) pada Indonesia akibat tidak mematuhi regulasi pelaporan tes doping secara rutin.

WADA adalah badan internasional yang mengawasi pengunaan obat atau doping yang digunakan atlet-atlet di setiap negara.

Baca Juga: Konsumsi Air Meningkat Saat Pandemi, Berperan Jaga Imunitas Tubuh

Setiap negara yang akan mengikuti ajang internasional wajib melaporkan pengawasan tes doping pada WADA.

Indonesia sendiri memiliki Lembaga Antidoping Indonesia (LADI) yang menjalankan tes doping pada atlet yang bersifat mandiri dan berafiliasi dengan WADA.

WADA menyatakan LADI dinyatakan tidak patuh karena gagal menerapkan Kode Anti-Doping WADA 2021 yaitu tidak mampu memenuhi target tes doping.

Sanksi yang didapat Indonesia selama masa penangguhan dikutip dari laman WADA pada 7 Oktober 2021, yaitu:

Baca Juga: Menggerakkan MGMP melalui Spirit 'MGMP'

1. Indonesia akan dilarang menjadi tuan rumah kejuaraan regional, kontinental atau internasional.

2. Bendera kebangsaan Indonesia tidak akan dikibarkan pada kejuaraan regional, continental, internasional atau acara serupa yang diselenggarakan oleh major event organizations, kecuali pertandingan Olimpiade dan Paralimpiade.

3. Indonesia secara khusus mendapat konsekuensi tambahan.

Larangan-larangan tersebut harus diterapkan selama satu tahun sejak diberlakukannya sanksi.

Komite Olahraga Indonesia (KOI) mendesak LADI untuk segera menyelesaikan masalah tersebut secepatnya sehingga Indonesia bisa terbebas dari sanksi yang diberikan WADA.

Terkait hal tersebut, rencanana KOI akan berdiskusi bersama pemerintah dan LADI pada Senin, 18 Oktober 2021.***

Halaman:
1
2

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Debora Mahasiswi USM Juarai Tunggal Putri UM Open

Sabtu, 25 Desember 2021 | 16:13 WIB

Indonesia Resmi Mundur dari Kejuaraan Dunia 2021

Rabu, 8 Desember 2021 | 09:36 WIB
X