Tanpa Bendera Merah Putih, Seremoni Juara Piala Thomas Kurang Sempurna, Tanggung Jawab Siapa?

- Senin, 18 Oktober 2021 | 12:10 WIB
Tim Thomas ndonesia. (Instagram @badmintonINA)
Tim Thomas ndonesia. (Instagram @badmintonINA)

JAKARTA,suaramerdeka.com – Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) diminta Komite Olimpiade Indonesia (KOI) bertanggung jawab atas kejadian Bendera Merah Putih dilarang ditayangkan di podium Piala Thomas.

Gara-gara polemik bendera di Piala Thomas, KOI mendesak LADI agar segera menyelesaikan tanggung jawabnya dengan Badan Anti-Doping Dunia WADA.

Dampak tanpa pengibaran Bendera Merah Putih di podium juara Piala Thomas terasa kurang khidmat.

Buntutnya, warganet menyerbu habis akun Twitter Kemenpora dengan kritikan tajam.

Baca Juga: Amerika 'Kebakaran Jenggot' Mengatahui Rencana Indonesia Beli Su 35, Rusia: Tidak Ada Pembatalan Resmi

Tim Indonesia sukses menjadi jawara di ajang Piala Thomas setelah puasa gelar selama 19 tahun usai mengalahkan China dengan skor 3-0 di Ceres Arena, Aarhus, Denmark.

Raja Sapta Oktohari, lewat keterangan resmi KOI pada Minggu malam mengaku bangga dengan penampilan tim Thomas, namun pria yang akrab disapa Okto itu mengaku kecewa dan sedih akibat seremonial pengibaran bendera tanpa bendera merah putih.

"Bayangkan, 19 tahun Indonesia mendambakan membawa pulang Piala Thomas ke Tanah Air, tetapi saat juara justru bendera Merah Putih tidak bisa ditampilkan. Saya bersyukur Indonesia Raya masih dapat berkumandang,” kata Okto.

Gelar Piala Thomas Indonesia terakhir kali diraih yakni pada 19 belas tahun silam, tepatnya pada tahun 2002.

Baca Juga: Umrah untuk Indonesia Kembali Dibuka, Hal-hal Ini Masih Jadi Kendala

Indonesia perkasa dengan menjadi pengoleksi terbanyak sepanjang sejarah Piala Thomas.

Total sebanyak 14 kali Indonesia sukses menyabet gelar Piala Thomas yang telah digelar pertama kali di Preston, Inggris pada tahun 1949.

"Saya berharap LADI bisa menyelesaikan masalah ini secepatnya sehingga dapat segera terbebas dari sanksi doping yang merugikan Indonesia di ajang Internasional,” tambah Okto.

Seremoni kemenangan Indonesia terasa hambar tanpa adanya bendera Merah Putih. Kinerja LADI lantas turut menjadi sorotan karena dianggap lalai dalam menerapkan Kode Anti Doping WADA 2021.

Kelalaian ini berakibat fatal, Indonesia kemudian dilarang mengibarkan bendera merah putih baik di single event dan multievent internasional.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X