Satgas Covid-19 Keluarkan Adendum Kedua SE Terkait Pelaku Perjalanan yang Kembali dari PON Papua

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:36 WIB
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito. (Humas Setkab/Rahmat)
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito. (Humas Setkab/Rahmat)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Adendum Kedua Surat Edaran (SE) Nomor 17 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ganip Warsito.

Latar belakang adendum SE ini, kata Ganip Warsito, dalam rangka menindaklanjuti perkembangan situasi penanganan Covid-19.

Jadi, diperlukan penyesuaian mekanisme perjalanan orang dalam negeri yang secara spesifik dalam mengendalikan potensi penularan Covid-19 pasca kegiatan besar skala nasional yang melibatkan interaksi fisik, yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Selain itu, disebutkan juga bahwa kondisi Covid-19 di tingkat nasional juga sedang dalam keadaan relatif terkendali yang ditandai dengan penurunan angka kasus positif, positivity rate dan Bed Occupancy Ratio (BOR).

Baca Juga: Gempa Bumi di Kabupaten Pacitan, BMKG Imbau Masyarakat Pahami Konsep Evakuasi Mandiri

Jadi, dipandang perlu untuk mengatur ketentuan bagi pelaku perjalanan dalam negeri yang kembali ke daerah asalnya setelah mengikuti kegiatan PON XX Papua 2021 untuk mengantisipasi peningkatan penularan Covid-19.

“Pengaturan bagi pelaku perjalanan dalam negeri yang kembali ke daerah asalnya setelah mengikuti kegiatan PON XX Papua 2021 (kontingen, Panwasrah PON, KONI, pegawai kementerian/lembaga) akan diberlakukan karantina selama lima hari dengan pertimbangan telah mendapatkan vaksin, melakukan tes skrining Covid-19 rutin setiap hari terutama bagi atlet, dan melakukan perjalanan skala dalam negeri,” disebutkan dalam adendum SE.

Adapun maksud Adendum Kedua SE ini adalah untuk menambahkan ketentuan protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan orang dalam negeri yang kembali ke daerah asalnya setelah mengikuti kegiatan PON XX Papua 2021.

“Tujuan Addendum Kedua Surat Edaran ini adalah untuk melakukan pemantauan, pengendalian, dan evaluasi dalam rangka mencegah dan mengantisipasi penularan Covid-19 pasca penyelenggaraan PON XX Papua 2021,” ujar Ganip Warsito dalam edaran tersebut.

Baca Juga: Tampil di Laga Persahabatan, Tubuh Tambun Samir Nasri Bikin Salah Fokus

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PON XX Papua: Atlet Wushu Jateng Digelontor Bonus

Rabu, 27 Oktober 2021 | 22:47 WIB

Pengurus Cabor dan KONI Berharap Porprov Digelar 2022

Kamis, 21 Oktober 2021 | 03:42 WIB

Peparnas XVI Papua: Ini Arti Logo dan Maskotnya

Rabu, 20 Oktober 2021 | 21:29 WIB

Pemkot Pekalongan dan KONI Apresiasi Atlet PON

Rabu, 20 Oktober 2021 | 19:18 WIB
X