PON XX Papua: Pemantauan dan Evaluasi Protokol Kesehatan Diperketat

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 06:30 WIB
PON XX (foto: instagram @ponxx2020papua
PON XX (foto: instagram @ponxx2020papua

JAKARTA, suaramerdeka.com - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah memperketat pemantauan dan evaluasi kepatuhan protokol kesehatan (prokes) dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

"Saat ini pemerintah memperketat monitoring (pemantauan) dan evaluasi kepatuhan prokes dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak selama perhelatan PON XX Papua dilakukan," kata Wiku dalam konferensi pers virtual Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia di Jakarta, Kamis, 7 Oktober 2021.

Selain itu, seluruh kontingen diminta untuk membatasi aktivitas di luar pertandingan PON XX Papua.

Wiku menuturkan kemunculan kasus positif saat penyelenggaraan PON XX Papua juga segera ditangani secara profesional oleh tenaga kesehatan setempat sehingga mencegah meluasnya penularan kepada kontingen atau masyarakat.

Baca Juga: Prancis Lolos ke Final UEFA Nations League, Menang 3-2 Atas Belgia

Upaya lain yang dilakukan pemerintah untuk pengendalian Covid-19 adalah menyusun kebijakan terkait kewajiban menjalankan protokol kesehatan ketat bahkan setelah sampai ke daerah asal.

Kemudian, melakukan karantina serta melakukan pengujian (testing) ulang untuk benar-benar menjamin seluruh kontingen sehat saat berangkat, di perjalanan hingga saat pulang kembali ke rumah.

Wiku mengapresiasi Pemerintah Provinsi Papua yang telah menyelenggarakan perhelatan PON XX secara kondusif di tengah pandemi Covid-19.

Terkait dengan ditemukannya kasus positif Covid-19 dalam penyelenggaraan PON XX di Papua saat ini, Wiku meminta seluruh partisipan, rombongan dan kontingen seperti atlet, pejabat, pelatih dan penonton untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas dan selalu waspada akan potensi penularan Covid-19 dengan disiplin menjalankan prokes.

Baca Juga: Anggota Komcad Sajikan Atraksi Tenaga Dalam dan Makan Beling

"Saya juga ingin menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia khususnya tim kesehatan yang tanggap dalam melakukan penanganan kasus positif," ujarnya.

Hingga saat ini, terdapat 34 kasus positif Covid-19 dalam penyelenggaraan PON XX Papua.

Mereka yang positif Covid-19 merupakan orang tanpa gejala, dan diharapkan dapat segera pulih.

Seluruh partisipan PON XX Papua wajib menjalankan prokes secara ketat saat tiba di daerah asal melalui karantina dan tes ulang sebagai upaya untuk memastikan kesehatan kontingen pascapenyelenggaraan PON itu.

Data per 5 Oktober 2021, terdapat 58 fasilitas isolasi terpusat yang tersebar di Provinsi Papua dengan keterisian tempat tidur 11 persen dan tersisa sekitar 2.027 tempat tidur.

"Pemerintah setempat akan terus mengawasi sirkulasi masuk dan keluarnya pasien dan berupaya keras setiap pasien yang menjalani isolasi dapat keluar dengan sembuh sepenuhnya," kata Wiku.

Selain itu, pemerintah juga akan tetap melakukan pengurutan genom menyeluruh virus (whole genome sequencing) sebagai upaya surveilans berkelanjutan untuk memantau varian Covid-19 di Indonesia.***

Halaman:
1
2

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Setelah 16 Tahun, Bridge Kembali Masuk Popda

Selasa, 11 Januari 2022 | 10:24 WIB

Edy Rahmayadi Jewer Pelatih Biliar, Ini Penyebabnya

Rabu, 29 Desember 2021 | 11:11 WIB

KONI Jateng Ingin PON Aceh-Sumut Tetap 2024

Selasa, 28 Desember 2021 | 21:08 WIB

Manfaat Olahraga Skipping, Ampuh Menaikkan Tinggi Badan?

Minggu, 26 Desember 2021 | 20:24 WIB

Kejuaraan Pencak Silat AUB Cup: USM Sabet 3 Medali

Kamis, 23 Desember 2021 | 10:36 WIB

Kejurprov Kickboxing Jateng Jaring Atlet Potensial

Minggu, 19 Desember 2021 | 10:28 WIB
X