KPU: Seleksi Kesehatan PPK Sudah Ketat

- Senin, 2 Maret 2020 | 05:24 WIB
INSERT: Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi. (SM/Ranin Agung)
INSERT: Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi. (SM/Ranin Agung)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) terpilih yang dilantik, Sabtu (29/2) siang, di The Wujil Resort & Convention Ungaran.

Semua anggota PPK, menurut Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi, atau 95 orang seluruhnya berangkat dan dilantik disaksikan Bupati Semarang Mundjirin, Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Bambang Kusriyanto, Ketua KPU Jawa Tengah Yulianto Sudrajat, serta Forkompimda.

“Sudah kita sampaikan, untuk masing-masing kecamatan agar melaksanakan pleno memilih ketua PPK selain pembagian divisinya,” kata Maskup.

Divisi yang dimaksud, rincianya sama seperti divisi yang ada di KPU kabupaten/kota. Diantaranya, ketua merangkap divisi keuangan, umum, dan logistik. Selanjutnya ada anggota divisi perencanaan, data, dan informasi. Divisi teknis penyelenggaraan, sosialisasi pendidikan pemilih, serta divisi hukum.

“Setelah dilantik, mereka akan bekerja selama sembilan bulan terhitung dari 1 Maret 2020 sampai 30 November 2020. Membantu tugas KPU dalam menyelenggarakan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Semarang 2020,” ujarnya.

Kaitannya dengan jaminan sosial kesehatan maupun ketenagakerjaan, ia menjelaskan, KPU Kabupaten Semarang sudah merencanakan semua anggota badan <I>adhock<P> bisa terlindungi jaminan kesehatan. Bahkan, ketika tahapan pemeriksaan kesehatan bagi calon anggota PPK maupun PPS, puskesmas setempat tidak mengeluarkan surat keterangan sehat jika yang bersangkutan diketahui memiliki tensi tingi maupun berisiko tinggi imbas terindikasi penyakit tertentu.

“Seleksi untuk kesehatannya sudah ketat, selama menjalankan tugasnya kami selalu koordinasi dengan pihak terkait. Sesuai instruksi KPU RI serta Kementerian Kesehatan RI,” imbuhnya.

Ketika ditanya apa tugas PPK terdekat pascadilantik, Maskup menjabarkan, 4 Maret 2020 ada seleksi Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang bertugas sebagai penyelanggara di tingkat desa/kelurahan.

Adapun jumlah anggota PPS di masing-masing desa/kelurahan akan dipilih tiga orang dari total pendaftar yang masuk. Mereka nantinya bakal dibantu oleh tiga orang staf sekretariat.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

X