Menpora Restui Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga dengan Syarat Prokes Tinggi

- Kamis, 16 September 2021 | 13:57 WIB
Menpora Zainudin Amali (Jati Prihatnomo)
Menpora Zainudin Amali (Jati Prihatnomo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali merestui penyelenggaraan kompetisi olahraga di era pandemi namun dengan syarat harus menerapkan standar protokol kesehatan yang tinggi.

Zainudin mengatakan bahwa meski masih pandemi, kegiatan olahraga harus tetap berjalan dengan tidak mengesampingkan upaya pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

“Sekarang kita masih di tengah-tengah pandemi Covid-19. Tetapi kita tidak boleh berdiam diri, kegiatan olahraga harus sudah kita lakukan. Tetapi, upaya-upaya pemerintah untuk melakukan penanganan Covid-19 juga harus mendapatkan dukungan dari seluruh masyarakat termasuk kita yang ada di sektor olahraga,” ujarnya dikutip laman resmi Kemenpora, Kamis, 16 September 2021.

Meski pihaknya merestui, presentasi masing-masing terkait rencana kompetisi olahraga masih harus mendapat pertimbangan dari Kepolisian RI yang memiliki kewenangan memberikan izin keramaian.

Baca Juga: Kasus Tewasnya Taruna: PIP Semarang Sebut Keterangan Resmi  Langsung dari Kemenhub

Dia juga memastikan bahwa semua cabang olahraga akan mendapat perlakuan yang sama dan diberikan rekomendasi dari Kemenpora untuk memulai kompetisinya.

“Jika sudah ada video simulasinya dan tidak ada masalah, kami akan merekomendasikan ke Mabes Polri. Jadi, mekanismenya adalah kita bentuknya rekomendasi tetapi permohonan izin dari cabang langsung ke Mabes Polri," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Kepolisian Negara RI (Wakabaintelkam Polri) Irjen Pol Suntana menyampaikan bahwa pada prinsipnya Polri mendukung kegiatan olahraga yang akan diselenggarakan beberapa cabang olahraga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

"Pada prinsipnya kami mendukung apa yang akan dilakukan oleh teman-teman. Pengalaman kami bersama Pak Menpora di sepak bola tanpa penonton tahun lalu sampai sekarang, tetapi tetap dengan prokes ketat dan 5M, termasuk PON dan lain-lain. Hanya kami menunggu simulasinya saja dari masing-masing cabang olahraga," kata Suntana.

Baca Juga: Kemenkes Siapkan Dua Skenario Hadapi Varian Baru Covid 19: Estimasi 3,9 Juta Kasus

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Media Sosial Jadi Sarana Efektif Promosi PON XX Papua

Kamis, 14 Oktober 2021 | 22:32 WIB

PON XX Papua: Atlet Terjun Payung Jateng Raih Emas

Rabu, 13 Oktober 2021 | 21:23 WIB

Tim Voli Putri Jateng Harus Puas Raih Perak

Selasa, 12 Oktober 2021 | 21:46 WIB

Disorda Papua Bentuk Tim untuk Kelola Arena PON

Selasa, 12 Oktober 2021 | 21:19 WIB
X