PON XX Papua: Peserta Langgar Prokes, Ketua KONI Pastikan Ada Sanksi

- Kamis, 16 September 2021 | 13:35 WIB
Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman memberikan penjelasan seputar Pekan Olahraga Nasional (PON) pada diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang bertema" Bangun Nasionalisme dan Kebersamaan" di Jakarta, Senin, 13 September 2021. (Foto: Dok.FMB9)
Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman memberikan penjelasan seputar Pekan Olahraga Nasional (PON) pada diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang bertema" Bangun Nasionalisme dan Kebersamaan" di Jakarta, Senin, 13 September 2021. (Foto: Dok.FMB9)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman memastikan bakal ada sanksi bagi peserta Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang melanggar aturan, termasuk terkait protokol kesehatan (prokes).

Menurutnya tak ada toleransi bagi siapa saja yang melanggar aturan yang berlaku pada penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di Tanah Air tersebut.

"Saya menekankan kepada semua peserta patuhi prokes. Kalau melanggar sanksi seperti di Olimpiade Tokyo yang mengembalikan atlet ke negaranya juga bisa dilakukan," kata Marciano Norman dalam acara bertajuk "Persiapan Penerapan Prokes Covid-19 PON XX Papua, Bercermin dari Olimpiade Tokyo", yang bergulir secara virtual, Rabu (15/9).

Marciano Norman memberikan perhatian penuh kepada penerapan prokes karena disebut sebagai salah satu faktor penting dalam menyukseskan PON XX Papua.

Baca Juga: Global Tourism Forum 2021: Sandiaga Uno Pimpin Minister Talk, Ajak Tingkatkan Kolaborasi

Untuk itu, Marciano Norman meminta semua kontingen untuk mematuhi semua aturan yang diterapkan di tengah pandemi Covid-19.

Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi mengatakan PON Papua harus berkaca pada Olimpiade Tokyo 2020 yang sukses bergulir meski adanya pandemi virus corona.

Menurutnya, kunci sukses dari pesta olahraga terbesar di dunia tersebut adalah penerapan prokes ketat. Meski ribuan peserta hadir, kasus Covid-19 yang terpapar hanya 30 orang.

Potensi pemaparan Covid-19 di PON Papua, kata Heri Akhmadi, juga akan ada. Namun tergantung dari penanganannya.

Baca Juga: Menag Bacakan Puisi Gus Mus dalam Pidato Penutupan Forum Antaragama G20

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Setelah 16 Tahun, Bridge Kembali Masuk Popda

Selasa, 11 Januari 2022 | 10:24 WIB

Edy Rahmayadi Jewer Pelatih Biliar, Ini Penyebabnya

Rabu, 29 Desember 2021 | 11:11 WIB

KONI Jateng Ingin PON Aceh-Sumut Tetap 2024

Selasa, 28 Desember 2021 | 21:08 WIB

Manfaat Olahraga Skipping, Ampuh Menaikkan Tinggi Badan?

Minggu, 26 Desember 2021 | 20:24 WIB

Kejuaraan Pencak Silat AUB Cup: USM Sabet 3 Medali

Kamis, 23 Desember 2021 | 10:36 WIB

Kejurprov Kickboxing Jateng Jaring Atlet Potensial

Minggu, 19 Desember 2021 | 10:28 WIB
X