Indonesia Lampaui Target di Paralimpiade Tokyo 2020, Menpora Akui Bangga

- Selasa, 7 September 2021 | 11:52 WIB
Menpora Zainudin Amali menyambut hangat kedatangan kloter terakhir kontingen Paralimpiade Tokyo 2020 di VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta. (Putra / Kemenpora.go.id)
Menpora Zainudin Amali menyambut hangat kedatangan kloter terakhir kontingen Paralimpiade Tokyo 2020 di VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta. (Putra / Kemenpora.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengaku bangga atas raihan yang ditorehkan tim Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020.

Kontingen Merah Putih mengakhiri perjuangannya di Paralimpiade Tokyo 2020 dengan total perolehan sembilan medali.

Atas raihan tersebut, Indonesia menduduki peringkat ke-43 klasemen akhir perolehan medali Paralimpiade Tokyo 2020.

Pada edisi sebelumnya di Paralimpiade Rio 2016, Indonesia hanya mampu meraih satu perunggu dan finis di peringkat ke-76.

Baca Juga: Jadi Ketua Asosiasi Klub Eropa, Presiden PSG Berkomentar Keras soal European Super League

Kontingen Indonesia melampaui target awal yang dicanangkan pemerintah dalam partisipasinya pada Paralimpiade Tokyo 2020, baik dari aspek perolehan medali maupun peringkat akhir klasemen.

“Alhamdulillah., Puji Tuhan… Indonesia naik ke peringkat ke-43 di Tokyo apabila dibandingkan dengan perolehan di Rio 2016 berada di peringkat ke-76… Kontingen Indonesia melampaui target yang ditetapkan pemerintah dalam Desain Besar Olahraga Nasional, yakni peringkat ke-60,” kata Zainudin dalam keterangan tertulisnya, baru-baru ini.

Skuad Merah Putih sebelumnya hanya diprediksi dapat membawa pulang lima medali dari Tokyo 2020 dengan rincian satu emas, satu perak, dan tiga perunggu, serta finis di urutan ke-60.

Namun Indonesia justru melejit dengan perolehan sembilan medali pada edisi kali ini, dengan rincian dua emas, tiga perak, dan empat perunggu.

Baca Juga: Gus Miftah Doakan Saipul Jamil Agar Sadar dan Introspeksi Diri dengan Taubat

Dua medali emas tersebut datang dari cabang para-badminton yang baru pertama kali dipertandingkan di ajang Paralimpiade.

Leani Ratri Oktila menjadi orang yang bertanggung jawab atas emas tersebut setelah menyumbangkan dua emas pada nomor ganda putri SL3-SU5 bersama Khalimatus Sadiyah dan ganda campuran SL3-SU5 bersama Hary Susanto.

Selain itu, perak disumbangkan oleh Ni Nengah Widiasih (angkat berat) Leani Ratri (tunggal putri SL4), dan Dheva Anrimusthi (tunggal putra SU4).

Adapun medali perunggu diraih oleh Saptoyogo Purnomo (lari 100m T37), David Jacobs (tenis meja), Suryo Nugroho (para-badminton tunggal putra SU5), dan Fredy Setiawan (tunggal putra SL4).***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

8.008 Pelari Siap Ramaikan Borobudur Marathon 2021

Jumat, 26 November 2021 | 21:43 WIB

KONI Kota Semarang Raih ISO 9001

Jumat, 26 November 2021 | 00:13 WIB

Jateng Bersiap Jadi Tuan Rumah Pornas Korpri

Selasa, 23 November 2021 | 19:24 WIB

Kota Semarang Juara Umum Popda Jateng 2021

Senin, 22 November 2021 | 19:51 WIB

Klub Kairos Semarang Dominasi Jateng Roller Sport

Minggu, 21 November 2021 | 15:45 WIB

Banyak Manfaatnya, Begini Sejarah Renang

Rabu, 17 November 2021 | 21:15 WIB

Gelar Musorkablub, KONI Demak Akan Pilih Ketua Baru 

Selasa, 16 November 2021 | 07:45 WIB

10 Cabang Digelar Pada Popda Non Virtual Jateng 2021

Senin, 15 November 2021 | 14:56 WIB
X