Sebelum Bertemu Presiden Joko Widodo, Atlet Paralimpiade Akan Jalani Karantina Dahulu

- Selasa, 7 September 2021 | 10:57 WIB
Menpora Zainudin Amali menyambut hangat kedatangan kloter terakhir kontingen Paralimpiade Tokyo 2020 di VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta. (Putra / Kemenpora.go.id)
Menpora Zainudin Amali menyambut hangat kedatangan kloter terakhir kontingen Paralimpiade Tokyo 2020 di VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta. (Putra / Kemenpora.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan menerima Kontingen Indonesia untuk Paralimpiade Tokyo 2020 di Istana Kepresidenan setelah semuanya selesai menjalani karantina.

"Presiden Jokowi menyampaikan terima kasih kepada atlet, pelatih dan seluruh Kontingen Indonesia. Bapak Presiden juga berpesan bahwa setelah karantina, beliau dijadwalkan akan menerima kontingen Paralimpiade di istana," kata Amali dalam sambutan kepulangan kloter terakhir Bandar Udara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Selasa pagi (7/9).

Dalam kesempatan ini, Amali juga menegaskan apa yang ditunjukkan Kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo sama sekali tidak ada bedanya dengan Olimpiade karena sama-sama bisa menghasilkan prestasi dan bisa mengharumkan nama bangsa

Menpora mengimbau kepada masyarakat untuk juga memberikan dukungan yang sama kepada Kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo.

Baca Juga: PTM Terbatas dan Simulasi di Jawa Tengah Berjalan Baik, Masih Akan Dievaluasi

“Posisi atlet Olimpiade dan Paralimpiade saat ini sejajar. Pemerintah menaruh perhatian yang sama bagi atlet Olimpiade maupun Paralimpiade. Diharapkan masyarakat juga bisa memberikan dukungan yang sama bagi keduanya,” ujar Zainudin Amali.

Indonesia mencatat prestasi luar biasa pada perhelatan Paralimpiade Tokyo 2020. Sejarah tercipta dengan torehan dua medali emas, tiga perak, dan empat perunggu.

"Satu hal yang membanggakan kita, bahwa pencapaian kontingen ini mengalami peningkatan sangat pesat dan luar biasa dibandingkan Paralimpiade Rio de Janiero 2016, saat itu Indonesia hanya berada di peringkat 76, tetapi sekarang naik menjadi peringkat ke 43,” ujar Zainudin Amali.

Kepulangan kloter terakhir kontingen Paralimpiade Indonesia ini dipimpin langsung Chef de Mission Andi Herman serta Ketua NPC Indonesia Senny Marbun dan terdapat atlet dari cabang olahraga para-bulu tangkis dan para-atletik.

Baca Juga: Ernest Prakasa Apresiasi KPI: Semoga ke Depan Makin Bertaji

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PON XX Papua: Atlet Wushu Jateng Digelontor Bonus

Rabu, 27 Oktober 2021 | 22:47 WIB

Pengurus Cabor dan KONI Berharap Porprov Digelar 2022

Kamis, 21 Oktober 2021 | 03:42 WIB

Peparnas XVI Papua: Ini Arti Logo dan Maskotnya

Rabu, 20 Oktober 2021 | 21:29 WIB

Pemkot Pekalongan dan KONI Apresiasi Atlet PON

Rabu, 20 Oktober 2021 | 19:18 WIB
X