Siap Majukan Organisasi dan Atlet Karate Boyolali, Much Ichsanudin: Bibit Potensial Banyak

- Senin, 6 September 2021 | 08:48 WIB
Jajaran pengurus Forki Boyolali bertekad memajukan atlet karate Boyolali.  (SMSolo/dok)
Jajaran pengurus Forki Boyolali bertekad memajukan atlet karate Boyolali. (SMSolo/dok)

BOYOLALI, suaramerdeka.com - Ketua Forki Cabang Boyolali,Much Ichsanudin bertekad memajukan organisasi dan para atlet di bawah naungan Forki Boyolali.

Pihaknya optimis para atlet asal Boyolali bakal mampu berkiprah di wilayah Jawa Tengah bahkan nasional.

"Bibit atlet potensial banyak. Tinggal kita latih dan kelola dengan baik," ujar Much Ichsanudin, Minggu [5/9].

Diungkapkan, dirinya juga mengharap dukungan semua pihak terkait, utamanya para pengurus yang akan secepatnya dibentuk.

Baca Juga: Dave Grohl Tiba-tiba Ngejam dengan Guns N Roses

"Tahap pertama tentu mengisi kepengurusan lengkap setelah saya terpilih dalam Muscab yang digelar pada Sabtu (4/9). Setelah itu langsung tancap gas pembenahan organisasi dan penggemblengan atlet. Apalagi sudah ada janji Forki Jateng untuk membantu peralatan."

Sebelumnya, Wakil Ketua 2 Bidang Hukum dan Disiplin Forki Jateng, Adam Prabowo mengharapkan agar pengurus Forki Cabang Boyolali periode 2021- 2025 ini bisa secepatnya menyusun agenda kerja.

Diungkapkan, tantangan pengurus di Boyolali cukup besar.

Hal ini mengingat atlet asal Boyolali masih tertinggal dan belum mampu berbicara banyak di tingkat Jateng maupun nasional.

Baca Juga: Atmosfer Lebih Positif, Gareth Bale Kini Nyaman di Real Madrid

"Sebenarnya kepengurusan Boyolali ini sudah berakhir pada April lalu.Namun karena terkendala PPKM maka agak mundur untuk pelaksanaan Muscab-nya."

Ditambahkan, Forki Jateng terus berupaya melakukan edukasi ke 35 cabang di sleuruh wilayah Jawa Tengah.

Yaitu berupaya setiap cabang menerapkan tata kelola organisasi yang baik. Karena tanpa tata kelola yang baik sulit mencapai prestasi.

Jika organisasi sudah dikelola dengan baik maka akan bisa menetapkan prioritas kerja guna memajukan cabang olahraga yang diembannya.

Baca Juga: KPAI Dukung Pemboikotan Saipul Jamil, Begini Alasannya

"Hal ini sesuai dengan jargon Muscab, Bersatu Menuju Prestasi Juara. Sebagai tujuan, untuk menjadi juara butuh proses."

Antara lain dengan menjalin hubungan harmanonis dgn KONI setempat. Pasalnya, anggaran organisasi Forki juga berasal dari KONI. Dana bisa untuk mengerakkan organisasi serta mencetak atlet berprestasi.

"Kemudian bagaimana tidak hanya mencetak atlet tapi juga mencetak wasit, juri dan pelatih. Karena lewat wasit dan juri ini aturan pertandingan bisa diberitahukan ke para atlet agar tidak ngawur saat bertanding."

Pihaknya juga melihat cukup banyak atlet muda di Boyolali.

Untuk itu, keberadaan mereka harus dijaga dan dirawat dengan pelatihan intensif.

Belajar dari pengalaman yang sudah ada, maka seringkali atlet akan hilang dari daerah setelah lulus SMA dan melanjutkan ke perguruan tinggi.

Mereka tetap berlatih intensif, namun justru dirawat oleh daerah lain tempat atlet itu menimba ilmu.

"Ini yang saya maksudkan untuk terus dirawat, agar saat dibutuhkan maka atlet itu tetap bersedia membela nama Boyolali," tegasnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PGI Jateng Beri Dukungan Bona Ventura

Selasa, 30 November 2021 | 21:22 WIB

Kenangan Bersama Pak Korea, Legenda Basket Jateng

Selasa, 30 November 2021 | 20:54 WIB

Porvit Kudus dan Vita Solo Terbaik Kejurprov U-17

Minggu, 28 November 2021 | 12:22 WIB

8.008 Pelari Siap Ramaikan Borobudur Marathon 2021

Jumat, 26 November 2021 | 21:43 WIB

KONI Kota Semarang Raih ISO 9001

Jumat, 26 November 2021 | 00:13 WIB

Jateng Bersiap Jadi Tuan Rumah Pornas Korpri

Selasa, 23 November 2021 | 19:24 WIB

Kota Semarang Juara Umum Popda Jateng 2021

Senin, 22 November 2021 | 19:51 WIB

Klub Kairos Semarang Dominasi Jateng Roller Sport

Minggu, 21 November 2021 | 15:45 WIB
X