Rahadewineta, Satu-satunya Wasit Indonesia yang Pimpin Laga Taekwondo Paralimpiade 2020

- Selasa, 31 Agustus 2021 | 17:22 WIB
Wasit taekwondo putri Indonesia, Rahadewineta. (suaramerdeka.com/dok)
Wasit taekwondo putri Indonesia, Rahadewineta. (suaramerdeka.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Wasit taekwondo putri Indonesia, Rahadewineta dipercaya memimpin pertandingan cabang olahraga taekwondo Paralimpiade Tokyo 2020 pada 2-4 September 2021.

Neta, sapaan akrab Rahadewineta, menjadi satu-satunya wasit asal Indonesia yang akan bertugas di ajang tersebut.

Event ini merupakan ajang bergengsi yang diikuti Neta. Sebelumnya, mantan taekwondoin nasional tersebut juga menjadi satu-satunya wasit asal Merah Putih di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 di Brasil.

Neta terpilih menjadi wasit di Paralimpiade 2020 bersama 30 wasit dari negara lain yang terpilih setelah melalui tahapan seleksi yang cukup panjang.

Dia menjalani proses seleksi sejak 2019 di Moscow, Rusia, yang diikuti sekitar 500 wasit dari lima benua yang diundang mengikuti seleksi tahapan awal, kemudian mengerucut hingga menjadi 50 wasit international taekwondo terbaik di dunia.

Adapun tes yang telah diikuti oleh Neta antara lain, fisik, tertulis, scoring test, competition management, serta interview.

Ke-50 wasit terbaik dunia itu kembali menjalani proses seleksi dan evaluasi di pertandingan Pra-Kualifikasi Paralimpiade 2020 hingga terpilih 30 wasit terbaik yang akan memimpin pertandingan di Tokyo.

Neta yang merupakan wasit terbaik binaan Universal Taekwondo Indonesia Profesional (UTIPro), ditugaskan menjadi wasit di ajang Pra-Kualifikasi Zona Afrika di Maroko dan Zona Eropa di Bulgaria.

Kemudian ia lolos seleksi dalam 30 wasit yang terdiri dari 15 wasit wanita dan 15 wasit pria yang memimpin jalannya pertandingan cabang taekwondo di Paralimpiade 2020.

Mengomentari kesuksesan Neta kembali terpilih sebagai wasit di ajang bergengsi kelas dunia itu, Pendiri dan Pembina UTIPro Grand Master yang juga penyandang Dan IX Kukkiwon.

Lioe Nam Kiong mengaku bangga dengan prestasi yang dicapai salah satu wasit terbaiknya itu.

"Kami mengajukan dua wasit terbaik yakni Suwandi Gunawan (pria) dan Rahadewineta (wanita) yang kerap memimpin pertandingan tingkat international. Namun, akhirnya Neta yang lolos seleksi," kata Grand Master Lioe Nam Khiong secara virtual, Selasa (31/8).

Menurut Nam Khiong, terpilihnya Neta sebagai wasit di ajang Paralimpiade 2020 merupakan buah dari pembinaan yang berkesinambungan.

"Ini membuktikan bahwa wasit hasil binaan UTIPro layak untuk memimpin pertandingan tingkat dunia dan kami cukup bangga," jelasnya.

Ketika ditanya kenapa pihak Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI) tidak meloloskan atlet atau wasitnya di ajang Olimpiade 2020, Lioe Nam Khiong enggan mengomentarinya.

"Kalo soal itu saya no comment," ujarnya.

Sekjen UTIPro, Lamting menambahkan, Neta memang sangat mumpuni untuk memimpin jalannya pertandingan di ajang itu.

"Latar belakang sebagai mantan taekwondoin tangguh nasional, ia juga sangat menguasai perkembangan peraturan pertandingan cabang taekwondo saat ini," ujar Lamting.

Halaman:
1
2

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Setelah 16 Tahun, Bridge Kembali Masuk Popda

Selasa, 11 Januari 2022 | 10:24 WIB

Edy Rahmayadi Jewer Pelatih Biliar, Ini Penyebabnya

Rabu, 29 Desember 2021 | 11:11 WIB

KONI Jateng Ingin PON Aceh-Sumut Tetap 2024

Selasa, 28 Desember 2021 | 21:08 WIB

Manfaat Olahraga Skipping, Ampuh Menaikkan Tinggi Badan?

Minggu, 26 Desember 2021 | 20:24 WIB

Kejuaraan Pencak Silat AUB Cup: USM Sabet 3 Medali

Kamis, 23 Desember 2021 | 10:36 WIB

Kejurprov Kickboxing Jateng Jaring Atlet Potensial

Minggu, 19 Desember 2021 | 10:28 WIB
X