BANDUNG, suaramerdeka.com - Pembacaan Alquran secara daring yang melibatkan ribuan peserta bakal mewarnai peluncuran Gerakan Hapus Buta Aksara Quran (GHBAQ) pada Kamis (21/1) malam. Menurut CEO Yayasan Cinta Quran Foundation, Ustadz Fatih Karim, kegiatan tersebut mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk rekor
“Pembacaan Alquran Dengan Melibatkan Partisipan Daring Terbanyak Se-Dunia” yang diberikan dalam rangkaian kegiatan tersebut. Ada sebanyak 6.236 peserta mengikuti jumlah ayat yang terkandung di dalam kitab Alquran," katanya.
Lebih dari itu, pihaknya ingin memantapkan komitmen dalam mengedepankan kesadaran akan kebutuhan Alquran dalam kehidupan sehari-hari kepada masyarakat. Bahkan mereka mendeklarasikan pula pada kegiatan peluncuran itu, yang disiarkan secara langsung melalui situs web berbagi video Youtube mereka selama empat jam, sebagai "Hari Hapus Buta Aksara Quran Nasional”.