• KANAL BERITA

Bekali Petugas Haji, Menag Ingatkan Pentingnya Kesabaran dan Kesehatan

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengisahkan pengalamannya menjadi petugas haji Indonesia  di hadapan peserta pembekalan Media Center Haji 1439H/2018M.

"Saat pertama kali menjadi petugas haji, usia saya 28 tahun," ujar Menag mengawali ceritanya.

Menag Lukman yang saat itu berangkat menjadi petugas sebagai wakil dari unsur ormas Islam mengaku belajar banyak hal selama menjadi petugas haji. Salah satu pelajaran yang paling membekas menurut Menag Lukman adalah pelajaran mengenai ilmu sabar. Menjadi pelayan tamu Allah menurut Menag Lukman harus dilakukan dengan hati dan perasaan.

Menag menuturkan, rasa ini penting karena petugas menjalankan tugas yang mulia. Yaitu melayani para tamu-tamu Allah. "Melayani itu harus dengan emosi, dengan rasa. Ini soal rasa, tidak cukup dengan logika," kata Menag.

"Dengan rasa, kita kemudian sadar kita hadir di sana sebagai apa. Maka menurut saya, modal utama petugas adalah kesabaran," lanjutnya.

Lukman mengaku, selain kesabaran banyak hal lain yang ia pelajari saat jadi petugas. "Kita banyak belajar perilaku orang. Belajar bagaimana ibadah yang merupakan bentuk komunikasi kita dengan Tuhan kita," tutur Lukman.

Untuk itu Menag berpesan agar sebagai petugas harus mampu mengolah rasa. Dia juga berpesan kepada segenap petugas MCH agar dapat menjaga kesehatan.

"Petugas haji itu pekerjaan 24 jam. Kadang kita sangat idealis dalam bertugas, sehingga lupa jaga kesehatan. Saya minta, bagi petugas untuk perhatikan betul perilaku hidup bersih dan sehat selama bertugas di sana," pungkas Menag.


(Kemenag/CN41/SM Network)