• KANAL BERITA

Hadapi Pemilu 2019, Caleg Partai Golkar Kebumen Digembleng

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kebumen KH Mohammad Dawamudin menyampaikan tausiyah saat Silaturahmi dan Halal Bihalal Keluarga Besar Partai Golkar di Aula DPD Partai Golkar Kebumen. (suaramerdeka.com/Supriyanto)
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kebumen KH Mohammad Dawamudin menyampaikan tausiyah saat Silaturahmi dan Halal Bihalal Keluarga Besar Partai Golkar di Aula DPD Partai Golkar Kebumen. (suaramerdeka.com/Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Usai pelaksanaan Pilgub Jateng, DPD Partai Golkar Kebumen langsung menyongsong pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Para calon legislatif dari Partai Golkar digembleng untuk menghadapi Pemilu 2019.

Pendidikan pelatihan (diklat) bagi caleg itu digelar bersamaan dengan Silaturahmi dan Halal Bihalal Keluarga Besar Partai Golkar di Aula DPD Partai Golkar Kebumen, Sabtu (30/6). Para caleg digembleng oleh internal partai yakni sesepuh Partai Golkar yang juga mantan anggota DPRD Kebumen, H Sugiarto, dan anggota legislatif yang memperoleh suara terbanyak dari Partai Golkar, H Purwanto. Hadir Ketua DPD Partai Golkar, Dra Halimah Nurhayati MAP, Sekretaris DPD Partai Golkar, Drs Lulus Tri Paryadi, dan jajaran pengurus DPD, pengurus kecamatan. Sedangkan acara silaturahmi menghadirkan pembicara Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kebumen, KH Mohammad Dawamudin.

Ketua Panitia, Aris Hargiantoro menjelaskan, selain silaturahmi, moment itu digunakan untuk memberikan pendidikan politik, pendidikan dan pelatihan orientasi fungsionaris Partai Golkar. Selain diikuti calon anggota legislatif, kegiatan ini diikuti ketua pengurus tingkat kecamatan. Sebab mereka menjadi tuan rumah di masing-masing wilayah dalam proses pencalegan.

"Diharapkan ilmu dari narasumber dapat diterapkan oleh para caleg," ujar Aris Hargiantoro, kepada suaramerdeka.com, di sela-sela acara.
    
Cukup Tinggi

Ketua DPD Partai Golkar, Dra Halimah Nurhayati MAP menambahkan, saat ini dari 50 caleg, sebanyak 47 orang yang sudah melengkapi berkas administrasi. Sedangkan tiga orang masih ada kegiatan luar sehingga berkas menyusul. Ada pun kuota perempuan 30 persen juga terpenuhi.

"Minat untuk menjadi caleg dari Partai Golkar cukup tinggi. Bahkan beberapa dapil seperti Pejagoan, Alian, dan Gombong, kami harus menyeleksi lantaran banyaknya calon yang berminat," ujarnya.

Ada pun latar belakang caleg yang bakal maju dalam Pileg 2019 cukup bervariatif. Mulai dari mantan birokrasi, mantan kepala desa, mantan kepala sekolah. Ada pun beberapa calon petahana ada yang kembali mencalonkan diri dalam Pileg 2019.

"Saya sendiri tidak mencalonkan diri kembali. Saya ingin fokus untuk membesarkan partai bersama-sama senior yang lain. Sehingga target kami di Pemilu 2019 tercapai menjadi minimal satu dapil satu orang wakil," ujar Halimah.


(Supriyanto/CN40/SM Network)