• KANAL BERITA

Terkait Erupsi Gunung Agung, Lion Air Group Sesuaikan Jadwal Penerbangan

Foto: suaramerdeka.com/Andika Primasiwi
Foto: suaramerdeka.com/Andika Primasiwi

KUTA, suaramerdeka.com - Lion Air (kode penerbangan JT), Batik Air (kode penerbangan ID), Wings Air (kode penerbangan IW) dan Malindo Air (kode penerbangan OD) member of Lion Air Group menyampaikan informasi terkini tentang penerbangan dari maupun ke Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali (DPS), sesuai pengumuman resmi dari otoritas bandar udara (notam) bernomor A2549/18, yaitu berupa penutupan operasional bandar udara (closed aerodrome) pukul 03.00 WITA - 19.00 WITA pada Jumat (29/ 6).

"Kondisi itu dikarenakan dampak erupsi dan aktivitas dari Gunung Agung di Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali yang mengalami peningkatan. Lion Air Group menginformasikan bahwa material abu vulkanik atau volcanic ash dapat merusak pesawat, sehingga membahayakan penerbangan," kata Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic of Lion Air.

Untuk menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan, operasional Lion Air Group mengalami penyesuaian dengan kondisi tersebut pada beberapa penerbangan yang direncanakan lepas landas dan mendarat dari/ di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Informasi jaringan penerbangan Lion Air, Batik Air dan Malindo Air dengan status akan mengalami perubahan jadwal keberangkatan dan kedatangan (re-schedule time departure and arrival) sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Lion Air Group telah menginformasikan kepada seluruh pelanggan yang terganggu perjalanannya dan akan memperbarui informasi sesuai perkembangan. Lion Air Group melakukan penanganan kepada seluruh pelanggan yang terkena dampak sesuai Standart Operation Procedure (SOP), yaitu pengembalian dana (full refund) secara penuh senilai nominal yang dibayarkan pelanggan pada saat pemesanan/ pembelian tiket pesawat.

"Lion Air Group akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam memberikan keterangan sesuai  situasi terkini. Operasional Lion Air Group akan berjalan normal kembali setelah bandar udara di Denpasar, Bali dinyatakan aman (safety) untuk penerbangan," kata Danang.


(Andika Primasiwi/CN41/SM Network)