• KANAL BERITA

Eksistensi Politik Santri Kian Diperhitungkan

Foto: RMOL Jateng
Foto: RMOL Jateng

JAKARTA, suaramerdeka.com -Tiga kandidat yang diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menang versi hitung cepat dalam Pilkada di tiga provinsi di Pulau Jawa. Eksistensi politik santri dinilai kian diperhitungkan. 

''Eksistensi politik santri memiliki tempat di hati publik,'' kata Korwil Pemenangan Jawa PPP Arwani Thomafi dalam pesan singkat yang diterima Suara Merdeka, Rabu (27/6).

Menurutnya, sejumlah hasil pilkada ini sekaligus membantah anggapan meredupnya eksistensi politik santri. Perkawinan politik santri-nasioanlis di sejumlah daerah terbukti menjadi perpaduan ideal khas Indonesia yang mencerminkan fakta sosiologis masyarakat Indonesia.

''Kemenangan tiga kandidat yang diusung PPP khususnya di 3 provinsi di Pulau Jawa memberi pesan penting bagi PPP,'' ujarnya. 

Wakil Ketua Umum PPP ini juga menilai, proses pilkada secara umum berjalan lancar. Meski dia mengakui, praktik politik uang, kampanye hitam serta eksploitasi organisasi keagamaan untuk kemenangan kandidat tak menghalangi pemilih untuk memilih kandidat yang berbasis visi misi, jejak rekam serta sosialisasi ke akar rumput.

''Alhamdulillah, kader PPP tidak tergiur untuk lakukan cara-cara yang justru akan mengurangi kualitas demokrasi kita,'' tutur Arwani. 

Anggota Komisi I DPR RI ini juga menegaskan, pesan penting dari perhelatan ini, rakyat semakin cerdas untuk memilih kandidat kepala daerah sesuai dengan nurani dan visi misi kandidat. Pesan lainnya, Pemilu 2019 baiknya semua pihak menghindarkan diri dari politik uang, kampanye hitam serta mengeksploitasi organisasi keagamaan untuk kepentingan jangka pendek dan pragmatis. 

''Faktanya, hari ini upaya-upaya tersebut gagal total,'' pungkas anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Tengah ini. 


(Mahendra Bungalan/CN42/SM Network)