• KANAL BERITA

UMKM Didorong Pemasaran Online

foto: istimewa
foto: istimewa

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Pemkot Pekalongan aktif mendampingi pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan terus mendorong mereka kreatif dan inovatif dalam pengembangan produk berikut pemasaran melalui media online.

‘’Kami juga melakukan pendampingan pemasaran melalui media online dan fasilitasi pengurusan Izin Usaha Kecil Menengah (IUMK),’’ kata Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan UMKM Dindagkop dan UKM Kota Pekalongan Tjandrawati.

Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop dan UKM) Kota Pekalongan menggelar Bimbingan Teknis Pendampingan Pemasaran bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Gedung PKK Kota Pekalongan, Selasa (26/6).

Bimbingan Teknis diselenggarakan dalam rangka pendampingan pengembangan UMKM diikuti 34 pelaku UMKM bidang makanan dan minuman. Adapun materi bimbangan ; izin edar PIRT (Produk Industri Rumah Tangga) dari Dinas Kesehatan, manajemen pengelolaan usaha dari Bank Jateng dan kemasan produk dari Kabid Koperasi dan UMKM.

Menurut Tjandrawati, pihaknya juga menggagas Klinik Cyber UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran produk-produk UMKM. ‘’UMKM bisa memanfaatkan Klinik Layanan Cyber UMKM yang digagas dan difasilitasi Dindagkop dan UKM Kota Pekalongan. Karena UMKM harus mampu menyesuaikan dengan kemajuan teknologi,’’ katanya.

Kepala Dindagkop dan UKM Kota Pekalongan Zaenul Hakim berharap, bimbingan tersebut dapat meningkatkan pengetahuan dalam manajemen pengelolaan usaha, memfasilitasi pengembangan usaha dan jaringan kemitraan.

Selain itu dapat menumbuhkan semangat mengembangkan usaha baik dari segi pemasaran produk melalui online dan offline, kemasan produk, rasa maupun inovasi dan kreativitas lainnya. ‘’Harapannya ada peningkatan usaha dari usaha mikro menjadi usaha menengah,’’ katanya.

Sementara Wali Kota Mochammad Saelany Machfudz meminta kepada pelaku UMKM makanan dan minuman untuk terus mengembangkan inovasi dan  kreativitas. ‘’Inovasi-inovasi dan kreativitas terus ditumbuhkan. Kuliner Pekalongan menjadi perhatian warga daerah sekitar.’’


(Isnawati/CN34/SM Network)