• KANAL BERITA

Pedalangan Salah Satu Ekstra Favorit SDN 1 Pandangan Kulon

Penampilan dalang cilik, Mohamam Amin Albasri siswa kelas 3 SDN 1 Pandangan Kulon Kragan dalam perpisahan kelas VI sekolahya kemarin, mengundang decak kagum banyak orang. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Penampilan dalang cilik, Mohamam Amin Albasri siswa kelas 3 SDN 1 Pandangan Kulon Kragan dalam perpisahan kelas VI sekolahya kemarin, mengundang decak kagum banyak orang. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka.com – Penampilan dalang cilik Mohamam Amin Albasri alias Aal, siswa kelas 3 SDN 1 Pandangan Kulon Kragan berhasil menghipnotis ratusan orang. Penampilannya di acara perpisahan kelas VI sekolahnya itu tak henti-hentinya membuat pengunjung dan wali siswa bertepuk tangan.

Selama satu jam lebih itu, Aal membawakan cerita Gatotkaca. Ia dengan fasih memainkan setiap adegan wayang yang berjajar rapi di atas panggung. Yang lebih membanggakan, penampilan Aal diiringi oleh seperangkat musik gamelan yang juga dimainkan oleh anak-anak SDN 1 Pandangan Kulon.

Hanya dua orang personel yang merupakan orang dewasa, yaitu kendang dan sinden. Pemegang gong, gamelan dan alat lainnya adalah siswa antara kelas 3 sampai 5. Mereka terlihat rancak memainkan musik mengiring kepiawaian Aal memperagakan cerita wayang.

Kepala SDN 1 Pandangan Kulon, Maskun mengungkapkan, pedalangan merupakan salah satu ekstra favorit yang ada di sekolahnya. Selama ini pedalangan dimainkan bersama dengan musik karawitan di bawah bimbingan pelatih.

“Kebetulan kami memang mengejar prestasi akademik dan non-akademik. Khusus untuk Aal, sudah sering sekali tampil sebagai dalam berbagai acara publik, termasuk perpisahan ini. Meski pun baru kelas 3, tetapi kemampuannya sudah sangat layak dan menghibur,” terang Maskun.

Ia berharap, Pemkab Rembang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) bisa merespons prestasi dan potensi seni yang dimiliki Aal. Salah satunya adalah bisa lebih sering memberikan ruang tampil bagi Aal untuk mengembangkan potensinya.

“Tahun ini kami meluluskan 40 siswa. Selain akademik, mereka juga kami bekali dengan berbagai kemampuan esktrakurikuler, seperti hadrah, pencak silat, sepak takrow serta bola voli. Harapan kami kemampuan itu bisa terakomodir saat mereka masuk ke jenjang SLTP,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinbudpar Kabupaten Rembang, Dwi Purwanto menyatakan, prestasi yang ditorehkan oleh SDN 1 Pandangan Kulon dalam bidang seni harus diapresiasi banyak pihak. Prestasi yang muncul dari berbagai kegiatan ekstrakurikuler akan dipertimbangkan untuk ditindaklanjuti.

“Kami mencatat dan menindaklanjuti apa yang disampaikan Kepala Sekolah SDN 1 Pandangan Kulon, termasuk kegiatan ekstra seni dan olahraga. Kami sekarang juga sudah menugaskan staf untuk menginventarisasi seni budaya yang ada di Rembang. Karena Rembang itu kaya budaya dan seni. Ke depan akan kami kembangkan dan akomodasi,” papar dia.


(Ilyas al-Musthofa/CN40/SM Network)