• KANAL BERITA

Koridor Jenderal Sudirman Disulap Jadi Kota Lama

Kendaraan melintas di bundaran Tugu Pemandengan, kemarin. Aspal di sekitar tugu tersebut akan diganti dengan batu andesit. (suaramerdeka.com/Yusuf Gunawan)
Kendaraan melintas di bundaran Tugu Pemandengan, kemarin. Aspal di sekitar tugu tersebut akan diganti dengan batu andesit. (suaramerdeka.com/Yusuf Gunawan)

SOLO, suaramerdeka.com – Pemkot Surakarta bakal menyulap koridor Jenderal Sudirman menjadi kawasan kota lama. Kawasan tersebut akan ditata sedemikian rupa, sehingga memberi kesan kuat sebagai kota lama. Jalur pedestrian dan sisi luar (fasade) koridor akan diubah, agar kesan sebagai kawasan kuno itu lebih terlihat.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan, perubahan fasade itu salah satunya dilakukan dengan mengganti aspal di badan Jalan Jenderal Sudirman dengan batu andesit yang cocok dipasang di badan Jalan Jenderal Sudirman lantaran menimbulkan kesan alamiah

‘’Aspalnya akan dikelupas, kemudian diganti dengan batu andesit. Seperti kota-kota di luar negeri, nantinya Koridor Jenderal Sudirman bisa dijadikan kota lama. Kebetulan hampir semua bangunan di sana adalah bangunan lama,’’ kata Wali Kota, kemarin.

Rencana penggantian aspal dengan batu andesit itu dimulai tahun ini, dengan ruas Jalan Jenderal Sudirman di sekitar Balai Kota menjadi lokasi pertama. ‘’Batunya tidak mudah rusak. Kalau nanti dicoating aspal, juga tidak licin dan tetap aman dilalui kendaraan,’’ jelasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Endah Sitaresmi Suryandari, membenarkan rencana penggantian aspal Jalan Jenderal Sudirman tersebut. Menurutnya ruas Jalan Jenderal Sudirman di depan Balai Kota dan sekitar Tugu Pemandengan menjadi sasaran pemasangan batu andesit pada tahun ini. ‘’Sisanya akan diselesaikan tahun depan,’’ katanya.

Kabid Cipta Karya DPUPR, Taufan Basuki menambahkan, tersedia anggaran sekitar Rp 4 miliar untuk merealisasikan rencana tersebut. Bersamaan dengan penggantian aspal Jalan Jenderal Sudirman, jalur pedestrian di koridor setempat pun ikut ditata ulang.

Rencananya proyek tersebut dimulai bulan depan. Ia berharap, penataan ulang Koridor Jenderal Sudirman bisa menjadikan ruas jalan utama Kota Solo itu lebih representatif sebagai lokasi penyelenggaraan seni budaya luar ruang.


(Agustinus Ariawan/CN40/SM Network)