• KANAL BERITA

Jamaah Thoriqoh Syadziliyyah Diimbau Gunakan Hak Pilih

Ribuan jamaah Thoriqoh Syadziliyyah mengikuti silaturahmi di Pondok Pesantren Al Falah Somolangu Wetan, Kebumen. (suaramerdeka.com/ Supriyanto)
Ribuan jamaah Thoriqoh Syadziliyyah mengikuti silaturahmi di Pondok Pesantren Al Falah Somolangu Wetan, Kebumen. (suaramerdeka.com/ Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Ribuan jamaah Thoriqoh Syadziliyyah memadati Pondok Pesantren Al Falah Somolangu Wetan, Minggu (24/6). Kehadiran mereka dalam rangka menghadiri halalbihalal yang digelar rutin setiap bulan Syawal di pondok pesantren tersebut.

Acara dihadiri Plt Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, Vice President Corporate Sinar Mas Group Slamet Suparmaji. Acara diisi tausiyah oleh ustad Dr Anang Riska Masyhadi, Pengasuh Pondok Pesantren Tazaka Batang.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Somolangu sekaligus Mursyid Thoriqoh Syadziliyyah KH Musyafa' Ali melalui putranya Muh Zulvian Ikfina mengatakan, memilih pemimpin sangat penting. Warga nahdiyin wajib berperan aktif dalam proses pembangunan. Salah satunya dimulai dari memilih pemimpin melalui Pilgub Jateng.

Untuk itu warga jamaah Thoriqoh  Syadziliyyah diimbau menggunakan hak pilihnya pada Pilgub Jateng, Rabu (27 /6) besok. "Dengan menggunakan hak pilih akan menentukan pembangunan Jawa Tengah lima tahun ke depan," ujar Muh Zulvian Ikfina kepada Suara Merdeka di sela-sela acara.

Dia berharap, Pilgub Jateng 2018 akan berjalan aman dan lancar. "Kami tidak mengarahkan harus memilih siapa, siapa pun pilihannya asal itu yang terbaik tidak masalah," tegasnya.

Pondok Pesantren Al Falah Somolangu Wetan setiap tahunnya memiliki agenda besar. Yaitu di bulan Maulid memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan bulan Sya'ban memperingati Haul Syekh Abdurrahman dan puteranya Asyekh Thoifur beserta seluruh masyayikh Thoriqoh Syadziliyyah.

Meski acara halalbihalal bukan termasuk acara besar, tetapi jamaah yang hadir mencapai ribuan. "Kalau halalbihalal memang khusus untuk jamaah di Kabupaten Kebumen," ujarnya.

Gus Ulfi, sapaan akrabnya, kegiatan tersebut digelar rutin setahun sekali. Setiap gelaran tersebut, ribuan jamaah Thoriqoh Syadziliyyah tak pernah absen mengikuti acara silaturahmi itu. "Ini untuk menjaga ukhuwah Islamiyah, silaturahmi dan menjaga kedamaian antar sesama," imbuhnya.


(Supriyanto/CN33/SM Network)