• KANAL BERITA

Lonjakan Penumpang di Terminal Tingkir Masih Terjadi

Para calon penumpang menunggu bus di Terminal Tingkir yang akan mengangkut mereka ke kota tujuan, kemarin. (suaramerdeka.com/Moch Kundori)
Para calon penumpang menunggu bus di Terminal Tingkir yang akan mengangkut mereka ke kota tujuan, kemarin. (suaramerdeka.com/Moch Kundori)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Jumlah penumpang yang masuk Terminal Tingkir hingga H+7 Lebaran ternyata masih meningkat. Tercatat 8.357 penumpang pada Sabtu (23/6) hingga pukul 24.00 WIB dan jumlah itu lebih besar dibanding hari sebelumnya yang tercatat 7.413 penumpang.

Koordinator Terminal Tipe A Tingkir Salatiga, Chaeruddin mengatakan, lonjakan itu di luar perkiraan sebelumnya. Sebab, menurut perhitungnnya, lonjakan terjadi pada Rabu (20/6) yang merupakan puncak arus balik.

"Ternyata banyak pemudik yang masih libur terutama anak sekolah. Mereka ingin lebih lama berlibur di kampung halamannya. Akhirnya menumpuk di hari Jumat (22/6) dan Sabtu (23/6) saat mereka balik sehingga terjadi lonjakan," katanya.

Chaeruddin memperkirakan pada Senin (25/6) ini akan terjadi penurunan jumlah penumpang arus balik. Namun pihaknya akan terus mengantisipasi agar tidak ada penumpang yang terlantar. "Kami pastikan, semua penumpang terangkut sehingga tidak ada yang terlantar. Kami juga mewajibkan bus angkutan AKAP masuk terminal Tingkir. Sehingga tidak ada bus yang melewati Jalan Lingkar Selatan (JLS) kecuali bus pariwisata. Dengan  begitu, bus-bus tersebut bisa mengangkut penumpang di terminal," tuturnya.

Masuk Tol

Ditambahkan dia, sejak Jumat (22/6) pihaknya mencabut kebijakan melarang bus masuk tol Tingkir. Sebab arus lalu lintas yang lewati tol sudah tidak padat lagi.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan tol. Sekarang bus-bus yang hendak ke Jakarta atau Semarang  bisa masuk tol Tingkir. Sebab kondisi jalan sudah tidak padat lagi," terangnya.
 
Sebelumnya, pada H-7 hingga H+7 Lebaran bus tidak diperbolehkan masuk tol. Tujuannya mengurangi kemacetan yang biasanya terjadi di jalan dari Terminal menuju exit tol itu.

"Kondisi akses jalan dari Terminal Tingkir  menuju exit tol itu tidak memenuhi syarat karena terlalu sempit. Biasanya terjadi penumpukan kendaraan saat menuju ke Terminal saat arus mudik dan balik. Saat ini lalu lintas kendaraan berkurang sehingga bus bisa masuk lagi," tandasnya.


(Moch Kundori/CN40/SM Network)