• KANAL BERITA

Penuhi Kebutuhan NYIA, PLN Tambah Travo 60 MVA

Ilustrasi: Istimewa
Ilustrasi: Istimewa

KULONPROGO, suaramerdeka.com – Untuk memenuhi kebutuhan listrik saat beroperasinya bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon, Kulonprogo, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan menambah satu travo berkapasitas 60 Mega Volt Amper (Mva).

Manager PT PLN Rayon Wates, Didik Supriyadi mengungkapkan, untuk persiapan kebutuhan listrik saat operasional bandara, PLN akan menambah satu travo khusus di Gardu Induk Glagah.

“Satu travo khusus untuk mensuply ke bandara, 60 Mega volt Amper (MVA). Itu sudah mencukupi,” kata Didik, baru-baru ini.

Direncanakan penambahan travo tersebut sudah bisa terealisasi 2019 seiring dengan operasionalnya NYIA. Menurut Didik, untuk penambahan travo tersebut sudah disediakan tempat di Gardu Induk Glagah yakni di sisi selatan.

“Sampai saat ini tempat sudah disediakan. Di paling selatan ada perluasan sedikit, melangkah ke luar pagar ada pembebasan tanah sedikit. Informasinya 2019 sudah ada (terealisasi). Sekarang masih menunggu proses-proses pengadaan material travo,” katanya.

Didik menyebut, kebutuhan listrik untuk bandara, dari travo berkapasitas 60 MVA tersebut tidak sampai 60 persen, sehingga sangat mencukupi dan tidak mengganggu pelanggan lain.

Saat ini ada dua travo di Gardu Induk Glagah, yang berkapasitas 30 MVA baru beroperasi 24 persen, sedangkan yang 60 MVA beroperasi 60 persen. Dengan demikian, kondisi kapasitas kedua travo masih leluasa dan tidak mungkin terjadi kelebihan beban di gardu induk meskipun pada puncak penggunaan.

Dengan akan beroperasinya bandara NYIA, diproyeksikan kapasitas maupun pelanggan akan meningkat. Meski demikian PT PLN Rayon Wates belum memiliki gambaran untuk menargetkan peningkatannya.

“Kalau target, kami belum punya gambaran karena kami masih koordinasi dengan Bappeda tentang bagaimana zona itu. Yang kami tahu baru Sentolo di situ zone industri, bisa kami pastikan 20 persen pun bisa dalam waktu satu tahun,” katanya.

Didik menambahkan, saat ini jumlah pelanggan PLN Rayon Wates sebanyak 129 ribu, 70 persen didominasi oleh rumah tangga, 20 persen bisnis, dan 7 persen industri termasuk sosial. 


(Panuju Triangga/CN39/SM Network)