• KANAL BERITA

Harga Bapok Selama Puasa-Lebaran Terkendali, Mendag Sampaikan Apresiasi

Foto: Vivanews
Foto: Vivanews

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memastikan harga dan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) terkendali selama puasa dan Lebaran 2018. Pernyataan ini disampaikan berdasarkan hasil pantauan langsung yang dilakukan Mendag di beberapa pasar rakyat, antara lain di Bandung, Denpasar, Banyuwangi, Surabaya, Kupang, Cirebon, Palangkaraya, Palu, Kendari, dan Makassar.

Karenanya Enggar menyampaikan apresiasinya kepada semua pemangku kepentingan, seperti satgas pangan, kementerian dan lembaga, serta pelaku usaha yang telah bersinergi dalam upaya menjaga stabilitas harga bapok selama bulan Ramadan dan Lebaran.

“Saya berterimakasih pada seluruh stakeholder, pada satgas pangan dan semua dunia usaha serta media yang telah membantu, sehingga dua tahun berturut-turut kita mampu mengendalikan inflasi dan mampu mengendalikan harga bapok selama Ramadan dan Lebaran,” ujar Enggar, kemarin.

Stabilnya harga dan ketersediaan bapok menjelang puasa 2018 tergambar dalam tingkat inflasi umum dan inflasi kelompok bahan makanan nasional pada Mei 2018 yang masing-masing sebesar 0,21%. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu inflasi umum sebesar 0,39% dan inflasi kelompok bahan makanan 0,86%.

Terkait harga daging ayam yang masih relatif tinggi, Mendag mengatakan, pemerintah telah melakukan berbagai upaya stabilisasi harga antara lain melalui penerbitan Permendag Nomor 62 tahun 2018 tentang Penetapan Harga Khusus Daging Ayam Ras.

Selain itu, Mendag juga telah menginstruksikan kepada para Gubernur seluruh Indonesia melalui surat No:704/M-DAG/SD/6/2018 tanggal 8 Juni 2018 perihal Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok pada Periode Libur Lebaran 2018 untuk melakukan pantauan harga bapok secara rutin ke pasar di wilayah kerja masing-masing guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga bapok.

Sementara itu, kenaikan harga daging sapi segar sifatnya hanya sementara dan harga akan kembali ke tingkat normal pascaLebaran. Kemendag akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan secara intensif terkait dengan hal ini.


(RRI/CN41/SM Network)