• KANAL BERITA

Saham-saham Industri Goyah, Harga Saham AS Jatuh

Foto: istimewa
Foto: istimewa

NEW YORK, suaramerdeka.com -  Menyusul goyahnya saham-saham industri karena kekhawatiran perang perdagangan, harga saham AS jatuh pada Kamis atau Jumat (22/6) pagi. Bahkan, indeks Dow Jones kembali merosot untuk delapan hari secara berturut-turut.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 196,1 poin, atau 0,8 persen, menjadi 24.461,7, S & P 500 kehilangan 17,56 poin, atau 0,63 persen, ke 2,749.76 dan Nasdaq Komposit turun 68,56 poin, atau 0,88 persen, menjadi 7,712.95. Perusahaan industri, dan kekhawatiran perdagangan memengaruhi indeks Dow sehingga mendorongnya ke zona negatif pada awal pekan ini.

Sementara itu, usai Mahkamah Agung AS memutuskan akan memungut pajak penjualan di negara bagian, saham Amazon dan pengecer online lainnya melemah. Harga saham Amazon turun 1,9 persen setelah putusan pengadilan, yang memungkinkan negara bagian untuk memaksa pengecer online untuk mengumpulkan pajak penjualan.

Saham Intel juga sangat menekan indeks S & P 500, turun 2,4 persen setelah Chief Executive Officer Brian Krzanich mengundurkan diri menyusul penyelidikan yang mengungkapkan hubungannya dengan seorang karyawan yang melanggar kebijakan perusahaan.

Setelah perusahaan Jerman Daimler memangkas prediksi laba tahun 2018, produsen mobil AS juga tertekan dan BMW mengatakan itu sedang melihat "opsi strategis" karena perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Caterpillar kehilangan 2,52 persen dan Boeing jatuh  1,5 persen, dengan indeks industri S & P turun 1,19 persen, penurunan yang ketujuh kali dalam delapan hari perdagangan.

"Ini menunjukkan kurangnya kepercayaan pada (Trump) kemampuan administrasi untuk mendorong agenda ekonomi ke depan. Jika kepercayaan berkurang karena imigrasi dan tarif, kedua hal itu memberi tekanan pada pasar, " kata Phil Blancato, CEO dari Ladenburg Thalmann Asset Management di New York.


(Red/CN26/SM Network)