• KANAL BERITA

Ribuan Orang Hadiri Open House Sultan Yogyakarta

Foto: suaramerdeka.com/sugiarto
Foto: suaramerdeka.com/sugiarto

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Hari pertama masuk kerja Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, beserta GKR Hemas dan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Sri Paduka Paku Alam X serta GKBRAY Paku Alam X menggelar syawalan terbuka di Bangsal Kepatihan, Pemda DIY, Kamis (21/6).

Kegiatan tersebut mendapat sambutan masyarakat Yogyakarta, dan pejabat dilingkungan pemda setempat. Meski open house baru akan dimulai pukul 09.00 WIB, namun pukul 07.00 WIB halaman Bangsal Kepatihan, sudah dipenuhi banyak orang yang ingin silahturahmi dengan junnjungannya. 

Ribuan masyarakat rela antre sejak pagi, dengan harapan agar bisa bersalaman dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X beserta permaisuri GKR Hemas dan KGPAA Sri Paduka Paku Alam X beserta istri. Ribuan warga rela antri bersama karyawan Pemda DIY setempat, agar bisa cepat silahturahmi dengan Ngarsa Dalem.

Sejak pagi masyarakat sudah mulai berdatangan dengan menggunakan berbagai kendaraan seperti motor, mobil hingga bus. Tanpa dikomando mereka lalu membuat antrian panjang dengan dibantu beberapa anggota Satuan Pamong Praja (Satpol PP) yang bertugas di Kompleks Kepatihan. 

Nyonya Poniyem, warga Playen, Kabupaten Gunungkidul, mengungkapkan kedatangannya ingin bertemu Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Setelah ketemu dan berjabat-tangan dengan 'Ngarsa Dalem', Ny Poniyem mengaku senang dan bahagia.

Kegembiraan warga Playen, Gunungkidul ini memang cukup beralasan, karena selama ini ibu setengah baya ini mengaku belum pernah bertemu apalagi bertatap muka dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X. ''Seneng rasanya bisa ketemu dan salaman dengan Ngarsa Dalem beserta permaisuri GKR Hemas,'' katanya girang.

Nyonya Poniyem datang ke Kepatihan, Pemda DIY, bersama salah seorang putrinya dengan mengendarai sepeda motor. ''Saya datang bersama putri saya, karena niat saya ingin ketemu langsung dengan Ngarsa Dalem,'' katanya. 

''Saya bersyukur, karena akhirnya saya bisa bersalaman dengan Ngarsa Dalem dan permaisuri GKR Hemas. Selain bisa silahturahmi dengan Ngarsa Dalem, saya juga bisa bersalaman dengan KGPAA Sri Paduka Paku Alam beserta istri,'' tambahnya dengan nada gembira.

Open house selain diikuti masyarakat dan pejabat, tapi juga diikuti para pengusaha. Mereka turut antri bersama warga lainnya, setelah berjabat tangan warga dan tamu undangan dipersilahkan menikmati hidangan yang sudah disediakan disebelah timur Bangsal Kepatihan.

Sepertinya syawalan bersama Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Sri Paduka Paku Alam X, tidak hanya diikuti masyarakat umum. Namun, anak-anak muda yang masih mengenakan seragam sekolah juga turut antrian bersama warga lainnya.

Seperti disampaikan Budi (18), salah seorang pelajar Yogyakarta yang datang bersama dua rekannya sengaja datang untuk mengikuti open house dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Sri Paduka Paku Alam X. 

Kedua pelajar ini berharap, agar DIY bisa semakin maju dan tidak hanya dikenal di Indonesia saja, tapi juga dikenal di dunia internasional. ''Harapan saya mungkin agak sedikit muluk, yakni Yogyakarta bisa semakin dikenal di dunia internasional baik sebagai Kota Pendidikan maupun sebagai Kota Budaya,'' katanya. 

Sebab, lanjut dia, biar bagaimanapun budaya cerminan dari mana daerah itu berasal. Untuk itu, pelajar ini berharap Pemda memperhatikan hal ini, agar Yogyakarta bisa lebih dikenal lagi sebagai Kota Budaya dan sebagai daerah kunjungan wisata.

Sementara siswa lainnya Fitria (17) berharap, selepas Hari Raya Idul Fitri tidak ada lagi kekerasan yang terjadi di wilayah DIY. Menurut dia, tindak kekerasan yang terjadi selama ini secara tidak langsung membuat suasana Yogyakarta tidak nyaman.

"Kami berharap tidak ada lagi tindak kekerasan, apalagi tawuran yang sebenarnya cukup menakutkan bagi kami sebagai pelajar. Setelah hari raya ini, semoga tidak ada lagi kekerasan dan semua bisa kembali baik," katanya.

Bagi dua pelajar ini baik Budi maupun Fitria, merupakan kali pertama bertemu dan bersalaman langsung denga Sri Sultan Hamengku Buwono X. Mereka terlihat antusias antre untuk bersalaman dengan Sultan HB X, GKR Hemas, Paku Alam X serta GBRAy Paku Alam X. 

''Seneng rasanya kami bisa turut syawalan, apalagi bisa salaman dengan Ngarsa Dalem,'' ujar Fitria senang. Usai berjabat tangan dengan Gubernur DIY dan Wakil Gubernur, masyarakat langsung menikmati hidangan yang sudah disediakan panitia.


(Sugiarto/CN42/SM Network)