• KANAL BERITA

Penerbangan di Bandara Solo Meningkat

Manajemen Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo membuka posko terpadu selama mudik Lebaran. (suaramerdeka.com/Langgeng Widodo)
Manajemen Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo membuka posko terpadu selama mudik Lebaran. (suaramerdeka.com/Langgeng Widodo)

SOLO, suaramerdeka.com - Volume penerbangan di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo pada libur Lebaran tahun ini meningkat ketimbang tahun sebelumnya. Baik frekuensi penerbangan pesawat mau pun para penumpang yang turun atau berangkat di bandara yang terletak di perbatasan Kabupaten Boyolali itu. 

Data di posko bandara setempat menyebutkan, ada pertumbuhan jumlah penumpang sekitar 11 persen sejak H-8 hingga H+1 Lebaran 2018, yakni 102.602 penumpang dari 92.165 penumpang di periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara untuk pesawat, yang datang dan berangkat, ada pertumbuhan sekitar lima persen. Yakni dari tahun sebelumnya 707 pesawat menjadi 744 tahun ini.

"Tujuan paling banyak adalah ke Cengkareng Jakarta, yakni sekitar 50 persen atau sebanyak 5.688 penumpang sampai tadi malam," kata Indah Kartikasari, Sales and Shared Service Department PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Adi Soemarmo Solo, Senin (18/6).

Sebelumnya, General Manager Angkasa Pura (AP) I Bandara Adi Soemarmo Solo, Abdullah Usman memprediksi, lonjakan arus balik Lebaran 2018 bakal terjadi Selasa dan Rabu (19-20/6). "Saya prediksi pada 19 dan 20 Juni nanti arus balik terjadi, dalam sehari lebih dari tujuh ribu penumpang akan terbang dari sini," kata dia, usai mendampingi Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Dirjenhubud) Kementerian Perhubungan, Agus Santoso berkeliling bandara.

Untuk mengecek kondisi bandara dalam arus mudik Lebaran 2018, Sabtu (16/6), Dirjenhubud Agus Santoso berkeliling bandara melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Bandara Adi Soemarmo Solo, Sabtu (16/6) sore. "Hari ini, H+1, saya kebagian monitoring di Solo, tapi beberapa airport juga dikunjungi. Seluruh dirjen monitoring di lapangan dan mengecek masalah teknis di lapangan," jelasnya, pada wartawan usai keliling bandara yang berlokasi di perbataaan Kabupaten Boyolali itu.

Dikatakan, pengecekan kesiapan bandara sebagai terminal angkutan Lebaran rutin dilakukan setiap tahun. Untuk masa angkutan Lebaran 2018, ada 36 bandara dioperasikan. Atau bertambah satu ketimbang tahun lalu. Namun menurut dia, pengecekan tidak hanya pada bandara saja, melainkan juga pesawat terbang yang disiapkan. Ia mengatakan, ada 538 pesawat disiapkan sepekan sebelum hari raya. Navigasi juga dicek.

Secara umum, kata dia, sistem pelayanan transportasi udara melalui pesawat kali ini lebih baik dari masa angkutan Lebaran 2017. Pelayanan di bandara lancar dan tidak ada kendala berarti dari tahun sebelumnya. "Saya mendapat laporan Bandara Adi Soemarmo Solo mengalami lonjakan penumpang. Pada H-2 atau Rabu (13/6) tercatat 10.35 WIB penumpang beraktivitas di sini," jelasnya.


(Langgeng Widodo/CN40/SM Network)