• KANAL BERITA

Titiek Soeharto Siap Gondol Suara Golkar

Foto: istimewa
Foto: istimewa

BANTUL, suaramerdeka.com - Setelah hijrah dari Partai Golkar ke Partai Berkarya, Siti Hediati Hariyati atau lebih akrab disapa Mbak Titiek Soeharto optimis mampu meraih 20 persen pemilih dari Partai Golkar yang selama ini masih setia dengan mantan Presiden HM Soeharto.

''Masih banyak di Partai Golkar yang mengidolakan Mantan Presiden HM Soeharto,'' kata Mbak Titiek Soeharto saat menyambangi Bantul, kemarin.

''Jumlah pemilih tradisional yang masih mencintai Soeharto juga masih banyak. Untuk itu, kami optimis meraih 20 persen suara dari Partai Golkar, '' katanya lagi.

Mbak Titiek Soeharto yang kini duduk sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya, siap membawa Partai Berkarya berkibar seperti Golkar pada zamanya Mantan Presiden HM Soeharto.

''Kami siap membawa Partai Berkarya jaya seperti Golkar pada zamannya Mantan Presiden HM Soeharto,'' katanya.

Menurut dia,  20 persen pemilih di Partai Golkar masih ada ikatan emosional dengan Soehcc dan juga ada pemilih tradisionalnya yang ingin Indonesia berjaya seperti saat dipimpin Mantan Presiden HM Soeharto.

''Sekali lagi kami optimis meraih 20 persen suara dari Partai Golkar,'' katanya dalam kunjungannya ke Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Mantan istri Prabowo Subianto bertekat  merebut 20 persen pemilih di Golkar yang masih punya ikatan emosional dengan Soeharto untuk memilih Partai Berkarya yang jelas punya misi untuk meneruskan perjuangan Mantan Presiden HM Soeharto mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera.

“Saya targetkan 20 persen pemilih Golkar dan pemilih tradisional dari Golkar akan memilih Partai Berkarya dalam Pilleg 2019 mendatang,” katanya.

''Kami optimis bisa meraih itu,'' imbuhnya.

Meski Partai Golkar saat ini sudah meninggalkan jargon-jargon Orde Baru untuk menarik simpati masyarakat, namun Partai Berkarya tak alergi untuk meraup suara dengan jargon-jargon Orde Baru dan keberhasilan pembangunan saat Orde Baru berkuasa.

“Kenapa tidak menggunakan slogan atau jargon Orde Baru. Kenyataannya masih ada masyarakat Indonesia yang mengidolakan Pak Harto,”terangnya.

Lebih jauh Titiek Soeharto mengatakan, saat ini belum akan menentukan apakah akan beroposisi dengan pemerintahan yang berkuasa saat ini karena ibaratnya Partai Berkarya baru lahir dan baru belajar jalan sehingga belum memutuskan hal tersebut. 


(Sugiarto/CN42/SM Network)